Rabu, 13 Januari 2021 18:12

Datangi Polda Riau, GMRB Minta Polisi Serius Tangani Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan

Mahasiswa yang tergabung dalam GMRB datangi Mapolda Riau di Jalan Pattimura, Pekanbaru. Aksi meminta kejelasan serta keseriusan Polda Riau dalam menangani dugaan perambahan hutan yang menyeret nama mantan anggota DPRD Bengkalis, Sihol Pangaribuan.

Riauterkini - PEKANBARU - Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Riau Bersih (GMRB) hari ini Rabu, (13/01/21) menggelar aksi damai di Mapolda Riau yang berlokasi di jalan Pattimura Pekanbaru. Dala aksinya massa meminta kejelasan serta keseriusan Polda Riau dalam menangani dugaan perambahan hutan yang menyeret nama mantan anggota DPRD Bengkalis, Sihol Pangaribuan.

Koordinator Lapangan GMRB, Muhammad Eko Saputra menjelaskan Sihol Pangaribuan diduga telah merambah hutan dan menjadikannya perkebunan kelapa sawit seluas 500 hektare di wilayah Desa Buluh Manis Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

"Saat ini umur kelapa sawit sekitar 8 tahun. Kebun itu juga tidak mengantongi izin dari Kementrian. Malah ada juga dugaan pencucian uang yang dilakukan oleh mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2014-2019 itu," paparnya.

Dugaan ini sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Riau tepatnya kepada pihak Ditreskrimsus. Sementara dalam perjalannya, pihak kepolisian juga telah memeriksa Sihol Pengaribuan pada 9 September 2020 lalu.

"Dengan dugaan tersebut maka terlapor diduga melanggar pasal 17 ayat (2) huruf a,b,c dan d jo Pasal 92 ayat (1) huruf a jo pasal 93 ayat (1) huruf a dan huruf b undang undang 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Kemudian pasal 2 ayat (1) huruf w jo Pasal 3 Undang Undang No 8 tahun 2010 tentang pencucian uang dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang seri a, pasal 2 ayat (1) Undang Undang No 31 tahun1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," terangnya.

Dengan demikian, maka GMRB mendukung Ditreskrimsus Polda Riau untuk menangani kasus mantan anggota DPRD Bengkalis 2014-2019 Sihol Pangaribuan sesuai yang di laporkan dikarenakan perbuatan tersebut adalah perbuatan melawan hukum dan merugikan Negara. Mereka juga meminta Polda Riau lebih responsif dan serius untuk menangani laporan yang melibatkan terlapor tersebut.

" Kita minta Polda Riau segera memberikan kejelasan hukum kepada saudara Sihol Pangaribuan yang diduga melawan hukum serta merugikan Negara. Kita juga minta Polda Riau segera tersangkakan dan tahan Sihol Pangaribuan yang diduga telah melakukan perambahan hutan dan merugikan Negara. Kami atas nama Gerakan Mahasiswa Riau Bersih ( GMRB ) mendukung secara penuh pihak Ditreskrimsus Polda Riau untuk menangani perkara ini secara transparan dan seadil-adilnya tanpa adanya indikasi tebang pilih," ujarnya.

"Kami atas nama Gerakan Mahasiswa Riau Bersih ( GMRB ) akan mengawal kasus ini hingga tuntas," imbuhnya lagi.

Pernyataan sikap dari GMRB itu diterima langsung oleh Kapolsek Limapuluh, Kompol Sanny Handityo. "Suratnya sudah saya terima dan akan saya sampaikan ke pimpinan," terangnya.

Sementara, Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi saat dikonfirmasi mengatakan laporan yang dilayangkan ke pihaknya namun sifatnya hanya aduan masyarakat. "Laporan memang ada tapi sifatnya aduan dari masyarakat. Yang bersangkutan juga sudah pernah diperiksa," tandasnya.***(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang