Rabu, 6 Januari 2021 12:55

Dikeluhkan Nasabah, Anggota DPRD Pelalawan Sorot Kualitas ATM BRK

Nasabah di Pangkalan Kuras mengluhkan ATM Bank Riau kepri sering rusak. Anggota DPRF Pelalawan mendesak perbaikan.

Riauterkini-PELALAWAN- Warga Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Riau, mengeluhkan layanan Anjungan Tunai Mandiri ( ATM) milik bank Riaukepri yang berada Sorek akibat sering rusak dan kosong.

Kondisi ini diperburuk, ATM Bank Riaukepri di wilayah tersebut cuma itu satu-satunya, sehingga jika rusak atau kosong nasabah yang berdomisili di kota tersebut harus mengelus dada kalau tidak harus jauh jauh ke kota Pangkalan Kerinci.

Melihat buruknya pelayanan ATM milik bank Riaukepri ini membuat Anggota DPRD Pelalawan Nazarudin Arnazh angkat bicara menyesalkan dan juga mendesak pihak manajement bank Riaukepri memperbaiki pelayanan terhadap keperluan nasabah dan atau menambah jumlah ATM nya.

"Bank Riaukepri ini milik pemerintah daerah Riau, Triliunan uang rakyat di kelola disini, gaji PNS dan sejumlah tenaga honor juga disitu, hendaknya pertimbangkan juga kenyamanan dan kwalitas pelayanan terhadap nasabah," ujarnya.

Lanjut Arnazh, yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Pelalawan ini, mesin ATM BRK di Sorek ini hanya satu unit, sangat tidak sebanding dengan jumlah nasabah di wilayah ini.

"Bayangkan saja, satu mesin ATM di Sorek ini dimanfaatkan oleh masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pangkalan Kuras, Bandar Petalangan dan Bunut. Kadang-kadang terlihat antrian panjang seperti orang berbaris menerima paket Sembako. Tidak itu saja, ada pula warga jauh-jauh datang, tapi ATMnya tak bisa pula berfungsi. Kan sangat disayangkan,"tuturnya.

Atas kejadian ini, ia meminta kepada pimpinan BRK di Pelalawan maupun di Pekanbaru untuk merespon cepat apa yang menjadi keluhan masyarakat. "Kita minta pimpinan BRK cepat tanggap, jangan dibiarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat berlarut-larut, tanpa ada solusi kongkret," harapnya.***( Cho)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang