Senin, 28 Desember 2020 13:29

Kunjungan Meningkat, Mal di Pekanbaru Libatkan Unsur TNI/POLRI Jaga Kedisiplinan Masyarakat

Tingginya tingkat kunjungan selama libur natal dan akhir tahun 2020, sejumlah mal di Pekanbaru melibatkan unsur TNI/POLRI guna menjaga ketertiban masyarakat selama berada di dalam Mal.

Riauterkini - PEKANBARU - Pantauan Riauterkini.com, Senin (29/12/20), tampak aparat TNI dan kepolisian menjaga secara disiplin dalam memeriksa masyarakat yang keluar masuk Mal.

Petugas yang berjaga memestikan masyarakat tetap menggunakan masker di depan pintu masuk, serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke dalam pusat perbelanjaan itu.

Meski dijaga ketat pihak kepolisian dan TNI, namun hal ini menuai tanggapan baik dari sejumlah pengunjung.

Arman misalnya, masyarakat yang datang berkunjung ke Mal SKA Pekanbaru guna membeli beberapa keperluan. Ia mengatakan, adanya pelibatan unsur aparat dalam menjaga kedisiplinan masyarakat ini dinilainya sangat baik.

Sebab, saat ini masyarakat khususnya Pekanbaru, masih memerlukan ketegasan dari pihak berwenang untuk lebih tertib protokoler kesehatan pada saat berada di luar rumah.

"Masih banyak masyarakat yang tidak tertib protokol kesehatan saat berada di luar rumah. Sehingga dengan dilibatkannya petugas seperti ini, masyarakat lebih takut dan mau mengikuti aturan yang sudah berlaku," jelas Arman.

Arman berharap, masyarakat untuk lebih sadar protokoler kesehatan di mana pun berada. Meski itu tanpa adanya penjagaan dari para petugas.

Sebab kata dia, wabah virus corona atau Covid-19 masih menghantui semua sisi kehidupan dan masih beresiko terhadap semua masyarakat.

"Kalau kita tidak berubah dan masih saja bandel tak ikut aturan, maka siap-siaplah kita jadi pasien Covid-19. Semoga ke depan masyarakat makin sadar lagi," ujarnya.

Sementara itu, pihak pengelola Mal Ska Pekanbaru, yang diwakili General Managernya, Agus Salim mengungkapkan, masa libur panjang ini membuat kunjungan di Mal Ska Pekanbaru naik dua kali lipat dari biasanya.

Melihat tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu berlibur di pusat perbelanjaan, membuat pengelola Mal Ska semakin memperketat protokoler yang sudah ada.

Ia menyebut, pelibatan unsur TNI dan Polri dalam penjagaan kedisiplinan masyarakat di area Mal, dapat membuat masyarakat semakin disiplin.

Bahkan petugas dari Mal Ska Pekanbaru, juga giat melakukan keliling di sepanjang Mal Ska Pekanbaru, baik di lantai dasar hingga lantai paling atas.

"Yang pasti kalau tak patuh tidak kita biarkan masuk," sebut Agus Salim.

"Tentunya juga karyawan dan pegawai toko di Mal Ska, juga kita selalu imbau dan haruskan untuk pakai masker, sehingga dari sisi pengunjung juga nyaman saat berbelanja," ungkapnya.

Secara keseluruhan kata Agus Salim, semua protokoler kesehatan dijalanan dengan baik dan disiplin oleh seluruh petugas yang bekerja di Mal Ska.

Pihak pengelola selalu berusaha memastikan semuanya berjalan maksimal, sampai pendemi ini berkahir.

Sementara itu, pengelola Mal Pekanbaru beberapa waktu lalu juga menyampaikan hal serupa.

Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi TBK atau Mal Pekanbaru, Riza Budi, mengungkapkan, guna mencegah penularam Covid-19 di area Mal Pekanbaru, saat ini pihaknya membuka pintu samping Mal yang menghadap ke Jalan Sudirman Pekanbaru, dan 2 pintu samping di area parkir sepeda motor di lantai satu dan dua.

Di situ juga dilakukan penjagaan ketat oleh petugas keamanan, serta pemeriksaan terhadap pengunjung yang keluar masuk, agar masyarakat lebih tertib.

Selama pandemi Covid-19, pintu samping tersebut ditutup agar masyarakat hanya bisa masuk Mal Pekanbaru hanya melalui satu akses, yakni melalui pintu depan yang berhadapan dengan Plaza Senapelan.

Namun selama masa liburan ini, sengaja dibuka agar tidak terjadi penumpukan di satu pintu saja.

"Biar lebih terurai. Sehingga kita harapkan tidak ada kerumunan masyarakat," ungkap Riza, Senin (21/12/20) lalu.

Reza menuturkan, langkah itu rencananya dilakukan hanya untuk sementara waktu selama masa liburan. Namun, Mal Pekanbaru akan terus melihat kondisi, sehingga jika memungkinkan bisa jadi akan dibuka selepas masa liburan.

"Kalau tak memungkinkan kita tutup lagi. Intinya kita awasi dan pantau bagaimana perkembangannya," ujar Riza.

Riza menyebut, pihaknya akan berusaha melakukan penerapan protokoler kesehatan yang lebih ketat lagi di Mal Pekanbaru.

Protokol rutin seperti mencuci tangan wajib bagi seluruh pengunjung sebelum masuk area Mal Pekanbaru, hingga pemeriksaan suhu tubuh.

"Ada suhu tubuhnya yang di atas rata-rata kita pastikan tidak bisa masuk Mal Pekanbaru," tegas Riza.

Ketatnya protokol kesehatan yang dijalankan oleh Mal Pekanbaru, terlihat dari ketertiban pengunjung selama berada di Area Mal. Semua terlihat melakukan jaga jarak dan tak satu pun masyarakat yang tidak pakai masker.

"Kalau tak pakai masker, kita pastikan tidak bolehkan masuk dan kalau sudah di dalam akan kita seruh keluar," terangnya.*(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang