Jum’at, 4 Desember 2020 13:30

Delapan Pengungsi Rohingya Diamankan di Bengkalis

Delapan pengungsi Rohingya dari Aceh diamankan petugas di Rupat Utara, Bengkalis. Diduga mereka kabur dan akan diselundupkan ke Malaysia.

Riauterkini-BENGKALIS- Sebanyak delapan orang pengungsi Rohingya dari Aceh diamankan petugas saat terdampar di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Kamis (3/12/20) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat ini warga negara Myanmar dan seluruhnya berjenis kelamin perempuan tersebut, untuk sementara waktu dititipkan ke penginapan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Jalan Pramuka, Desa Air Putih.

Ditemukannya warga pengungsi Rohingya ini, sudah ditangani oleh pihak Kantor Imigrasi Bengkalis.

"Iya, ada delapan orang pengungsi Rohingya yang terdampar di Rupat, saat ini di tempatkan sementara di gedung BLK," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Bengkalis, Dimas Pramudito dihubungi riauterkini.com, Jumat (4/12/20) siang.

Menurut Dimas, delapan warga Rohingya tersebut diduga merupakan pengungsi di Aceh dan melarikan diri. Oleh karena itu, Imigrasi menunggu hasil konfirmasi dari pihak Komisioner PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) yang ada di Aceh.

"Sambil menunggu konfirmasi dari UNHCR," kata Dimas.

Saat mencoba melihat langsung dari dekat kedelapan pengungsi di BLK, awak media tidak diizinkan oleh petugas jaga gedung dengan berbagai alasan.

Kasus terdamparnya warga Rohingya ini, juga sedang ditangani oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis. Menyusul adanya dugaan mereka akan diselundupkan ke Malaysia melalui Perairan Pulau Rupat.

Karena di perairan sedang cuaca buruk mereka berhenti sementara di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara.***(dik)

Foto : Gedung BLK Disdagperin, lokasi penitipan delapan warga Rohingya yang diamankan petugas.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang