Rabu, 2 Desember 2020 10:12

Pilkada Bengkalis, Satgas Politik Uang Dikerahkan untuk Tangkap Pelaku

Petugas Patroli Politik Uang Pilkada Bengkalis dilepas. Tim gabungan TNI, Polri dan kalangan masyarakat siap tangkap pelaku. Akan beroperasi hingga hari H pemungutan suara.

Riauterkini-BENGKALIS- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkalis melepas Satuan Tugas (Satgas) Patroli Politik Uang (Money Politic) Pilkada Bengkalis 2020, Rabu (2/12/20).

Keberadaan petugas ini diharapkan mewujudkan pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati yang bersih, damai dan bebas dari pelanggaran terutama praktik politik uang.

Pelepasan Petugas Patroli Politik Uang berlangsung di Halaman Mapolres Bengkalis, Jalan Pertanian melalui apel upacara. Bertindak sebagai Inspektur Ketua Bawaslu Bengkalis, Mukhlasin bersama Kapolres AKBP Hendra Gunawan, S.I.K dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Bengkalis Immanuel Tarigan.

Pelepasan petugas patroli ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kapolres AKBP Hendra Gunawan dan bendera pelepasan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, H. Bustami HY.

Kesempatan ini, Ketua Bawaslu Mukhlasin mengatakan, bersinerginya seluruh pihak menjadi kekuatan dan mendorong untuk mewujudkan Pilkada Bengkalis yang bersih, damai serta berintegritas serta terhindar dari pelanggaran politik uang.

"Seluruh jajaran akan mengawal pesta demokrasi ini agar Pilkada terlaksana sesuai dengan undang-undang. Kami bertekad akan melaksanakan pengawasan dan melibatkan berbagai pihak," katanya.

Dalam pengawasan Pilkada Bengkalis, Bawaslu juga mengerahkan 1.285 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) agar Pilkada pada tahapan pungut hitung berlangsung jujur, adil, bebas dan rahasia.

Selain langsung melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kepolisian, dalam rangka memaksimalkan peranan masyarakat, Bawaslu bekerja sama dengan 19 organisasi masyarakat (Ormas) atau lembaga untuk melakukan pengawalan Pilkada termasuk indikasi politik uang.

"Praktik politik uang adalah perbuatan yang kotor dan dilarang agama. Dengan adanya patroli ini agar menekan politik uang. Dan mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun Paslon agar mematuhi aturan ini," tambahnya.

Bawaslu juga menyiapkan Posko Pengaduan untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat apabila terjadi kecurangan-kecurangan Pilkada. Posko pengaduan tersebut berada di masing-masing kecamatan.***(dik)

Foto : Pelepasan Petugas Patroli Politik Uang di Mapolres Bengkalis, Rabu (2/12/20).

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang