Sabtu, 28 Nopember 2020 12:57

Mursini-Indra Putra Berburu Waktu Memenuhi Antusias Pendukung

Pasangan Bermitra berburu waktu untuk memenuhi pelaksanaan kampanye dari pendukungnya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si-Indra Putra, makin mendapat dukungan deras dari masyarakat. Kandididat jargon Bermitra ini harus berburu waktu untuk memenuhi pelaksanaan kampanye dari pendukungnya.

Seperti Jumat (27/11/2020) kemarin, sedikitnya pasangan Bermitra mengisi 11 titik acara yang terbagi di beberapa wilyah Kuansing, mulai dari Hulu hingga hilir. Di Kecamatan Pangean saja pendukungnya menggelar 3 titik kampanye yakni di Desa Pembatang, Sako dan Sungai Lansat.

Di Pangean, Mursini - Indra Putra, diminta hadir langsung oleh pendukung, karena kehadirannya dinantikan masyarakat. Di Desa Pembatang, hadir Indra Putra, sekaligus melaksanakan shalat Jumat, ia juga dipercaya sebagai khatib. Sementara H. Mursini, mengisi jadwal di Kecamatan Singingi.

Dalam kampanye dialogis tersebut, Ketua Tim Bermitra Pangean, Rustam Efendi, menyampaikan, tentang kriteria memilih pemimpin yang wajib diperhatikan salah satunya baik ahklaknya, sosok ini menurutnya sudah melekat dalam pribadi H. Mursini.

Tidak pernah mencelah orang lain, meskipun lawan politik sekalipun, selalu berbaik sangka dengan rakyat sendiri. Kriteria ini menurutnya perlu menjadi perhatian masyarakat dalam menentukan pemimpin yang belandaskan pada tuntunan agama.

Rosi Atali, Jurkam Tim Bermitra, dalam orasinya lebih merinci tentang persolan yang diselasaikan H. Mursini, sejak baru pertama dilantik jadi Bupati. Sebagai saksi hidup perjalanan pemerintahan H. Mursini, ia sangat terkesan akan kesabarannya menuntaskan sengkarut daerah.

Akan tetapi apa yang diselesaikan Bupati pada waktu itu, kata Rosi, bukan apresiasi yang diterima, malahan diterpa isu miring disebut tak membangun. Namun, ia masih menghadapi dengan sabar dan tidak patah semangat, seiring perjalan waktu, semua tudingan itu, ia jawab dengan prestasi yang membanggakan untuk daerah.

"Itu adalah bentuk kecintaan seorang pak Mursini, terhadap tanah tumpahnya, ia tak mau berkecil hati, meskipun, difitnah. Isu yang dilontarkan terhadapnya ia jadikan sebagai pemacu semangat, hingga melahirkan prestasi membanggakan," ungkap Rosi.

Kemudian kata Rosi, dalam memimpin seorang Mursini, tidak membedakan tiap wilayah di Kuansing, seperti bidang pembangunan dilakukan secara merata tanpa ada yang dianak tirikan.

"Pembangunan yang dilakukan seorang bupati, berdasarkan asas manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Artinya bupati dalam membangun tidak ingin mubazir dan terbuang sia - sia. Ini lah yang benar - benar difikirkan bupati," ungkap Rosi, dengan nada senduh.

Bahkan kepemimpinan H. Mursini, ini juga mendapat pengakuan dari tokoh Desa Sako, H. Asri atau lebih dikenal Sirih, ia membaca dan melihat apa yang diperbuat bupati sangat jelas, terutama di Desa Sako, seperti pembangunan kantor desa, pengaspalan jalan sepanjang 1 km serta rehabilitasi SMP 3.

"Kami membaca banyak kebaikan dalam kepemimpinan pak Mursini, semuanya merupakan putra terbaik Kuantan Singingi, tentunya kita memilih yang terbaik, mengapa kami Bermitra dengan 02 karena  kami membaca pak Mursini, orangnya agamis," aku H. Asri.

Tidak hanya itu, dalam kepemimpinan H. Mursini, ia juga banyak menunjuk putra - putri terbaik Pangean, didudukkan di Kabupaten, maka dari itu ia mengajak masyarakat Sako, untuk mempertahankan H. Mursini ke priode keduanya. Kampanye di Desa Sako ini, H. Asri, juga menjamu pasangan Berimitra dan Tim makan malam di kediamannya.

Indra Putra, Calon Wakil Bupati Kuansing, dalam orasi politiknya lebih mengupas prestasi yang telah ditorehkan H. Mursini, seperti bidang pendidikan Kuansing, meraih peringkat pertama se Riau, untuk tingkat SMP ujian Nasional.

Capaian ini menurutnya tidak terlepas dari kenyamanan yang diberikan H. Mursini, terhadap  para Guru dalam mendidik siswa - siswi, sehingga bisa mencapai prestasi membanggakan.

Selain itu bidang ekonomi juga dikupas Indra Putra, salah satunya langka kongkrit yang nyatanya pendirian Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi, (Apkarkusi) program yang dilahirkan ini telah berjalan, sehingga bisa menggenjot harga karet dikalangan petani yang tergabung ke dalam kelompok koperasi dibawa Apkarkusi, dengan harga 10.300 perkilonya melalui lelang.

Serta pengembangan industri hilirisasi karet, yang sudah bekerjasama dengan Balai Riset Industri Palembang, saat sudah tersedia mesin pengolahannya seperti pembuatan sendal, keset, sol sepatu dan lain - lain, langkah ini akan dapat menstabilkan harga karet.

Dan lebih hebatnya lagi kata Indra Putra, bahan dasar karet akan dijadikan campuran aspal yang disebut dengan latex, melalui kerjasama yang sudah ditandatangani bupati maka progam ini menurutnya menyambung. Langkah ini juga sejalan dengan program yang sudah dibuat bupati.

"Program - program yang dilakukan bupati sudah jelas bukan hanya sekedar rencana. Kemudian visi misi Mursini - Indra Putra, juga sejalan dengan RPJP Nasional, sehingga nantinya akan memudahkan untuk merebut dana pusat," jelas Indra Putra.* (Jok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang