Jum’at, 27 Nopember 2020 13:16

Alasan Nyaman, Masyarakat Ekstrans Alihkan Dukungan ke Mursini

Masyarakat ekstran mengakui kenyamanan selama dipimpin H. Mursini, maka atas alasan itu mereka sepakat ingin melanjutkan kepemimpinannya.

Riauterkini-TELUKKUANTAN - Masyarakat ekstran mengakui kenyamanan selama dipimpin H. Mursini, maka atas alasan itu mereka sepakat ingin melanjutkan kepemimpinannya.

Pengakuan ini datang langsung dari masyarakat ekstran saat pasangan Mursini - Indra Putra, menggelar di kampanye dialogis di Desa Langsat Hulu dan Sukaraja, Kamis (26/11/2020) malam.

Selama Mursini memimpin mereka mengakui tidak ada mengalami intimidasi ataupun penekanan, mereka merasa leluasa dalam menjalankan interaksi sosial.

Maka dengan adanya rasa aman dan nyaman mereka siap berjuang bersama untuk melanjutkan periode kedua H. Mursini, dengan jargon Bermitra.

Selain rasa aman, mereka juga mengakui demokrasi juga tumbuh dimasa kepemimpinan H. Mursini, buktinya perwakilan mereka dari exstran bisa duduk di DPRD Kuansing.

Mereka menyebutkan, Agung Rahmat Hidayat, sebelumnya pernah maju mencalonkan diri sebagai Dewan tiga kali berturut - turut, namun selalu gagal. Akan tetapi, sejak Mursini memimpin keinginan itu bisa terkabul.

Bahkan, setelah duduk, aspirasi mereka bisa terpenuhi, ditahun 2021 Desa mereka mendapatkan kue pembangunan berupa pengaspalan jalan senilai 3 miliar lebih kurang, ini pun diakui Agung Rahmat Hidayat, Anggota DPRD Kuansing.

Tidak hanya warga masyarakat Langsat Hulu, pengakuan yang sama juga datang dari warga ekstran Sukaraja, dimasa pemerintahan Mursini, mereka merasakan sudah menjadi bagian dari warga Kuantan Singingi.

Atas pengakuan masyarakat exstran ini, Tim Pemenangan Bermitra, Musliadi atau Cak Mus, mengupas lebih tajam tentang sosok kepemimpinan H. Mursini, sebagai saksi hidup ia memaparkan bahwa Mursini, terbuka terhadap suku mana pun yang datang ke Kuansing.

"Beliau ini tidak ada membedakan suku mana pun, di matanya setiap orang sama. Kita ini hidup dalam satu kesatuan bingkai NKRI dan persamaan. Ini lah yang menjadi landansan pak Mursini, dalam memimpin negeri ini," kata Cak Mus.

Dibeberkan Cak Mus, tidak hanya persamaan suku yang dihargai Mursini, dalam bidang pembangunan pun adanya kesetaraan setiap wilayah sesuai porsinya, tanpa adanya dendam politik meskipun kalah dititik tertentu.

"Ini sosok pemimpin sesungguhnya, yang cinta terhadap rakyatnya. Maka tidak ada alasan kita untuk tidak melanjutkan. Setuju kah dilanjutkan atau tidak. Lanjutkan pekik warga exstran dengan kompak," pekikan yang sama ini diteriakkan didua desa berbeda.

Kemudian H. Mursini, sebagai Calon Bupati, juga masih menjabat Bupati, lebih mengemukan program untuk masyarakat, seperti pembentukan Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi, (Apkarkusi) saat ini telah membawa dampak perbaikan erekonomi bagi masyarakat, melalui Asosiasi ini harga jual karet bisa lebih tinggi.

"Apakah petani kita di exstran juga mengingkin harga jual karet bisa mahal dari biasanya, pastinya iyaa. Ada solusinya, kita mesti bentuk kelompok tani dan harus tergabung ke dalam Apkarkusi, nantinya karet kita dilelang setiap pekannya. Sekarang harganya sudah berkisar 10.300 rupiah," jelasnya.

Selain solusi yang sudah berjalan ini, H. Mursini, juga memaparkan pengembangan industri hilir karet, langkah inipun sudah ada titik terangnya dan telah bekerjasama dengan Balai Riset Industri (BARISTAND) milik Nasioanal di Palembang, bahkan sudah ada 2 buah mesin pengolah.

"langkah ini juga bertujuan untuk menstabilkan harga karet. Pengolahan industri hilir berupa sendal, keset, sol sepatu. Mesinnya sekarang kita sudah punya sebanyak 2 buah. Tujuannya tentu untuk membawa perbaikan ekonomi bagi masyarakat kita," jelas H. Mursini.***(Jok)  

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang