Rabu, 25 Nopember 2020 13:22

Calon Walikota Dumai Didukung Golkar Meninggal, Syamsuar Lapor DPP

Calon Walikota Dumai meninggal dunia. Ketua Golkar Riau pun sudah melapor ke DPP, terkait konstentan didukung Partai Golkar tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Ketua Golkar DPD Riau H Syamsuar sudah melaporkan ke DPP terkait meninggalnya calon Walikota Dumai, Eko Suharjo, dini hari tadi, pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit Awal Bross Panam, Pekanbaru.

Seperti diketahui, Eko Suharjo merupakan salah satu konstentan, didukung Partai Golkar, ikut bertarung dalam Pilkada Dumai yang sekarang sedang berjalan.

"Saya memang sudah melapor kepada DPP," kata Syamsuar, Rabu (25/11/20).

Menurut Syamsuar, menindaklanjuti hal itu. DPP sendiri juga sudah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu, terhadap persoalan ini. Bagaimana upaya mengganti calon Walikota Dumai yang didukung Golkar tersebut, bergantung dari hasil koordinasi.

"Bagaimana nanti, jadi kami masih menunggu ni. Karena inikan tahapan sudah berjalan. Kita lihatlah nanti," ujar Syamsuar.

Disisi lain, Syamsuar yang juga Gubernur Riau ini mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu calon Walikota Dumai, yang didukung Partai Golkar tersebut.

"Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya sekaligus mendoakan kepada almarhum diterima amal ibadahnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan sabar menerima ketentuan dari Allah SWT ini," ujarnya.

Orang nomor satu di Riau ini bahkan telah menelpon langsung kepada orang tua almarhum, guna mengucapkan bela sungkawa tersebut. Gubri berharap, keluarga ditinggalkan dapat tabah dan diberi kekuatan iman.

"Pagi tadi saya juga sudah menghubungi orang tuanya, untuk mengucapkan bela sungkawa," jelasnya Syamsuar.

Ada pun soal pemerintan Kota Dumai, mantan Bupati Siak ini menyatakan, terkait penahanan Walikota Dumai oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, dirinya sudah memerintahkan kepada Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau Sudarman, membuat laporan tertulis.

Laporan itu untuk meminta petunjuk kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait roda pemerintahan di kota minyak tersebut.

"Saya sudah perintahkan kepada Kepala Biro Pemerintahan melaporkan kepada pak menteri, membuat laporan tertulis meminta petunjuk kepada pak menteri, kita ingin meminta petunjuk beliau," ungkap Syamsuar.

"Kita juga sudah melakukan penunjukan kepada Sekdako, menjadi Plh Walikota Dumai. Namun karena Jabatan walikota berakhir Februari, menunggu hasil Pilkada tentu kita masih menunggu langkah-langkah berikutnya," tutupnya.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang