Selasa, 24 Nopember 2020 09:36

Penolakan Kedatangan Habib Rizieq Sempat Ricuh, DPRD: Mari Jaga Sikap dan Perkataan

Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Pekanbaru melakukan aksi damai untuk menolak kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Pekanbaru

Riauterkini - PEKANBARU - Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Pekanbaru melakukan aksi damai untuk menolak kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Pekanbaru, Senin kemarin.

Aksi yang dilakukan di depan Kantor Gubernur Riau, itu tak hanya menggelar deklarasi namun juga membubuhi tanda tangan sebagai bentuk dukungan menolak kedatangan Rizieq Shihab.

Aksi ini juga sempat terjadi sedikit keributan lantaran ada beberapa orang yang mengaku sebagai anggota FPI yang merasa tidak terima dengan adanya deklarasi untuk penolakan kedatangan Habib Rizieq tersebut.

Menanggapi hal ini, Firmansyah ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Pekanbaru meminta seluruh pihak menahan diri dan tidak mencoreng adat Melayu yang selama ini terkenal dengan kondisi yang kondusif dan tidak pernah terjadi keributan antar ras, suku dan agama.

"Kita harus terus menjaga dan memelihara, jangan mudah terprovokasi. Mari jaga sikap dan jaga perkataan, ini semua agar negeri Melayu yang selama ini dibanggakan tetap terjaga," cakap Firmansyah, Selasa (24/11/2020).

Firmansyah mengakui bahwa hal ini hanyalah masalah perbedaan dari sudut pandangan saja, dari itu ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat harus saling menghargai pendapat orang dan tidak merendahkan masyarakat yang berbeda pandangan dengan kita.

"Jangan klaim paling benar, mari sama-sama menjaga, menahan sikap, menahan diri," jelasnya.

Untuk itu ia juga meminta agar masyarakat tidak gampang termakan isu hoax yang menyebar di tengah masyarakat, selain itu ia juga menghimbau masyarakat untuk lebih bijak hingga terhindar dari isu hoax. ***(Parlementaria)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang