Senin, 23 Nopember 2020 21:08

Debat Kandidat, Kasmarni-Bagus Tunjukan Kelas Calon Pemimpin Masa Depan Bengkalis

Paslon Kasmarni-Bagus Santoso (KBS) tampil menyakinkan pada debat publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis. Visi misinya dijabarkan dengan baik dan setiap pertanyaan dijawab engan cepat dan lugas.

Riauterkini - DURI - Pasangan calon (Paslon) Kasmarni - Bagus Santoso (KBS) tampil menyakinkan pada debat publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang berlangsung di Gedung Cik Puan Bengkalis, Senin (23/11/20) malam.

Kasmarni membuktikan kelasnya sebagai mantan birokrat yang punya kemampuan mumpuni di bidang birokrasi. Visi misi yang berpihak ke masyarakat dijabarkan dengan baik dan  pertanyaan yang diajukan dijawab dengan cepat dan lugas. Bagus Santoso tak kalah bagusnya. Mampu melengkapi dan mengimbangi penjabaran Kasmarni.

"Kami ingin Bengkalis lebih bermarwah, maju dan sejahtera. Seluruh program kami berasal dari aspirasi masyarakat. Mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan fasilitas umum, kesejahteraan dan penuntasan kesenjangan sosial, sandang-pangan-papan, peningkatan kerukunan antar umat beragama dan antar suku, serta budaya. Kami juga akan  memaksimalkan operasional kapal RoRo 24 jam kerja,"ungkap Kasmarni.

Program tersebut dikerucutkannya dengan rangkuman visioner tanpa  mengenyampingkan kemaslahatan rakyat. "Jika kami diberikan izin oleh Allah SWT jadi pemimpin di negeri ini, salah satu program yang kami jalankan akan memberikan jaminan keberlangsungan usaha melalui stimulus ekonomi. Baik modal, subsidi maupun bibit bagi petani karet, sawit, nelayan, peternak, buruh serta pekerja informal lainnya. Bumdes yang bergerak di berbagai sektor, bermanfaat bagi masyarakat khususnya petani kita akan kita maksimalkan regulasinya dan akan diberi penyertaan modal. Tujuannya agar Bumdes bisa membantu petani terutama masalah teknologi, permodalan serta harga yang tetap stabil," jelasnya.

Selain itu, Kasmarni Bagus juga mempunyai  program memberikan jaminan kesehatan yang total kepada seluruh masyarakat tanpa memandang suku, ras dan agama. Kaya ataupun miskin.

"Terkait tenaga medis kita akan menempatkan tenaga medis yang asli dari daerah tersebut, agar tidak terjadi kekosongan pelayananan. Kami juga akan memberikan beasiswa untuk dokter umum agar menjadi dokter spesialis dengan tujuan memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat Kabupaten Bengkalis. Tenaga medis bidan, perawat, apoteker dan lainnya juga menjadi perhatian serius untuk ditingkatkan kesejahteraannya," papar Kasmarni.

Tak kalah penting masalah pendidikan, KBS juga akan memperhatikan kesejahteraan tenaga pengajar di Negeri berjuluk Sri Junjungan Bengkalis itu dengan memberi beasiswa bagi  anak berprestasi dan anak dari keluarga yang kurang mampu. Anak berprestasi dan kurang mampu diberikan bantuan buku, sepatu, tas dan kebutuhan lainnya sesuai dengan aturan kewenangan yang ada. Harapannya agar pendidikan anak tak tertinggal hanya karena persoalan biaya.

"Kita tingkatkan mutu SDM kedepannya lewat terapan mutu pendidikan. Kesejahteraan gurunya diperhatikan dan beasiswa anak didik diberikan. Dengan demikian, kita berharap masa depan Negeri Junjungan bisa lebih terarah dengan hadirnya pendidik dan generasi penerus yang benar-benar kokoh ilmu dan intelektualnya," tegasnya.

Persoalan transportasi juga mendapat kupasan tuntas dari KBS. Untuk memudahkan transportasi di Bengkalis yang merupakan perpaduan tiga pulau, Sumatera, Rupat dan Pulau Bengkalis, operasional kapal RoRo akan memaksimalkan. Dermaga dan armada penyeberangannya akan ditambah.

"Insya Allah, bila kami dipercaya menjadi pemimpin, kemudahan akses transportasi darat dan penyeberangan akan kita maksimalkan," ujarnya. 

Masalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga menjadi sorotan. KBS bakal memaksimalkan pembinaan UMKM khususnya UMKM emak-emak lewat bantuan permodalan, pelatihan dan pemasaran, hingga industri kecil penunjang ekonomi keluarga agar bisa tumbuh dan berkembang nantinya.

Mengakhiri debat dengan clossing statemen, Kasmarni berharap warga Bengkalis  tetap mengedepankan  sistem perpolitikan yang santun. Tidak saling menjelekkan, terlebih menjatuhkan dengan cara yang tidak beretika."Santun bertutur kata, jangan sampai membunuh karakter orang lain. Naiklah tanpa menjatuhkan dan menanglah tanpa menyakiti"pintanya.*(Rls/hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang