Senin, 23 Nopember 2020 17:04

Kambuh Edar Sabu, Residivis Diringkus Polres Bengkalis

Karena kambuh mengedar sabu-sabu, residivis bebas asimilasi kembali diringkus polisi. Petugas juga menyita barang bukti yang siap edar.

Riauterkini-BENGKALIS- Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis meringkus seorang pengedar sabu-sabu kambuhan. Pelaku, Samsul Bahri alias Icam (40), seorang residivis dari kasus yang sama, sebelumnya bebas karena program asimilasi diringkus petugas, Selasa (17/11/20) sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan Kelapa Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis.

Selain tersangka, polisi juga menyita barang bukti tujuh paket kecil diduga berisi sabu-sabu siap edar, kemudian empat lembar bungkusan plastik pek bening, satu kotak plastik warna hijau, satu unit Ponsel, gunting dan uang diduga hasil menjual sabu-sabu sebanyak Rp200 ribu serta satu unit sepeda motor.

"Petugas memperoleh informasi dari masyarakat di Jalan Kelapa sering terjadi transaksi, selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka diduga kuat sebagai pengedar setelah dipancing," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K didampingi Kasatres Narkoba AKP Syahrizal, Senin (23/11/20).

Berdasarkan catatan, tersangka ini juga merupakan residivis atau mantan narapidana (Napi) yang belum lama bebas menjalani masa hukum karena program asimilasi dari kasus yang sama.

"Saat diringkus pelaku sedang membawa dua paket kecil. Sempat berupaya melarikan diri namun gagal dan akhirnya berhasil diamankan petugas. Dilakukan penggeledahan di rumahnya dan ditemukan paket sabu-sabu lain yang siap edar," kata Kapolres lagi.

Tersangka mengaku barang bukti sabu-sabu itu diperolehnya dari I dan sedang dikejar petugas karena melarikan diri.

Akibat perbuatannya itu, tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 144 Ayat 1 UU Narkotika, karena tersangka merupakan residivis dikasus yang sama maka hukumannya akan ditambah 1/3 dari vonis. Ancaman hukumannya sendiri paling lama 20 tahun penjara.***(dik)



Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang