Kamis, 19 Nopember 2020 14:43

Polisi Tahan Dua dari Enam Pelaku Perusakan dan Ancaman Pekerja Tol PKU-Padang

Dua terduga pelaku perusakan dan ancaman pekerja Jalan Tol PKU-Padang ditahan polisi. Barang bukti turut disita petugas.

Riauterkini-PEKANBARU- Dua dari enam orang yang diduga melakukan pengancaman dan penganiayaan terhadap salah satu staf PT. Hutama Karya Infrastruktur (HKI) di Jalan Pajajaran, Desa Bukit Teratai, Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar dan diamankan Polres Kampar dengan di-backup Polda Riau kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Kampar. Mereka adalah SS alias T (43) warga Payung Sekaki Pekanbaru dan AS alias S (27) warga Jalan Fajar Ujung Kota Pekanbaru.

Waka Polres Kampar, Kompol Ricky Ricardo menjelaskan keduanya resmi ditahan sejak Rabu, (18/11/20) kemarin. Sedangkan kejadian pengancaman dan pengerusakan itu terjadi pada Senin (2/11/20) lalu sekitar pukul 13.30 WIB lalu.

"Mereka kita tetapkan tersangka dan langsung ditahan setelah sebelumnya kita melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang yang kita amankan kemarin," ujarnya, Kamis (19/11/20).

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa sebuah senjata tajam, 2 unit handphone dan satu unit mobil putih berlambangkan SPSI.

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Zain Dwi Nugroho, memaparkan bahwa enam orang yang diamankan yakni Ketua DPC FSP-BPU SPSI Pekanbaru 2016 bernama SS alias William alias Tompul, AS alias Surya, J alias Gobeh alias Black, HS alias Hery, S alias Anto serta AMT alias Andri.

Kejadian itu, terekam jelas dalam sebuah video yang beredar. Dimana dalam video itu tampak mereka mendatangi tempat lokasi pembangunan Jalan Tol Pekanbaru (PKU)-Padang menggunakan sebuah mobil berwarna putih dengan stiker bergambar SPSI. Dalam video juga dipaparkan bahwa mereka mendesak ingin berjumpa dengan pimpinan pembangunan yang ada di wilayah itu.

Namun, lantaran tidak terima tidak diperbolehkan masuk, enam orang pelaku justru marah dan memaki salah satu staf HKI dengan kata-kata kasar bernada ancaman.

"Mereka diduga memukul sekuriti di depan pintu masuk," ungkap Mantan Kapolres Sidoarjo, Jawa Timur itu.

Rincinya, scurity proyek itu mendapat pukulan di pipi bagian sebelah kiri. Sementara pintu masuk kantor juga rusak.

"Atas kejadian tersebut, Humas PT HKI melaporkan ke Polres Kampar dan kita menangkap keenamnya untuk diserahkan ke Polres Kampar," pungkasnya.***(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang