Jum’at, 6 Nopember 2020 17:27

Berangkatkan Jemaah Januari 2021, Travel Umrah Ini Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan dengan Ketat

Dibukanya kembali kesempataan Umrah oleh Pemerintah Arab Saudi disambut baik perusahaan Travel Umrah dan Haji. Satu di antaranya yakni PT Albis Nusa Wisata Cabang Kampar.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Arab Saudi, telah membuka kembali kesempatan bagi jemaah di seluruh dunia untuk melaksanakan umrah, di masa pandemi Covid-19 mulai 4 Oktober 2020 lalu. Kabar gembira ini disambut baik oleh perusahaan Travel Umrah dan Haji di Provinsi Riau. Satu di antaranya yakni PT Albis Nusa Wisata Cabang Kampar.

Kepala Cabang Kampar PT Albis Nusa Wisata, Hj Jusniarti SAg menuturkan, pihaknya senang karena akhirnya bisa memberangkatkan kembali jemaahnya ke tanah suci. Pihaknya berencana memberangkatkan kembali jemaah pada Januari 2021 nanti.

Terkait protokol kesehatan kata dia, pihaknya akan tetap melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada. Baik melakukan swab sebelum berangkat, karantina jemaah sebelum berangkat dan pulang, dan berbagai persiapan lainnya yang dilaksanakan secara ketat.

"Yang pasti kita sebagai travel umrah akan melaksanakan segala imbauan pemerintah dengan baik, baik aturan oleh pemerintah Indonesia, maupun Arab Saudi," sebut Jusniarti, Jumat (06/11/20)

Jusniarti mengharapkan, pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan kehidupan kembali normal seperti biasa. Bila kehidupan sudah kembali membaik, tentu ini akan berpengaruh baik bagi kelangsung bisnis travel umrah dan haji di Indonesia, tak terkecuali di Riau.

"Kalau masih pandemi protokol kesehatan tentu akan memberatkan jemaah, karena ada biaya tambahan yang harus dibayar. Biaya swebanya sekian, belum lagi kalau karantina yang mungkin bisa membuat jemaah stres sebelum berangkat. Jadi kalau pandemi berakhir, semuanya tentu akan berjalan normal lagi," harapnya.

Sementara, meski sudah mulai dibuka Oktober 2020 lalu, pihaknya sengaja mengundur keberangkatan selama beberapa bulan, karena pertimbangan kepuasan jemaah umrah.

"Kami sengaja bersepakat dengan jemaah untuk berangkat di bulan Januari 2021 nanti. Karena kalau kita paksakan berangkat di akhir 2020 ini, kabah kemungkinan ditutup kain. Jadi kami mempertimbangkan ini, mungkin nanti Januari 2021 Arab Saudi sudah membuka kembali kabah, sehingga jemaah puas bisa pegang kabah, mencium hajar aswad," ungkapnya.

Ia menyebut, kalau pun ada trevel umrah yang memberangkatkan jemaahnya pada bulan November dan Desember 2020 ini, jumlah kuotanya dibatasi serta hanya untuk jemaah umur 18 tahun hingga 50 tahun. Bagi jemaah dengan umur di atasnya, harus mengikuti ketentuan sampai kondisi Covid-19 kembali membaik.

"Insya Allah mulai Januari 2021 sudah bisa untuk semua umur dan negara berangkat ke tanah suci," jelasnya.

Disunggung soal dampak pendemi Covid-19 terhadap travel umrahnya, Jusniarti mengaku 20 orang jemaah sempat batal berangkat, dikarenakan aturan pemerintah Arab Saudi yang menutup akses masuk ke tanah suci.

Jemaah yang harusnya berangkat pada bulan Maret 2020, terpaksa ditunda dan jadwalkan berangkat pada Januari 2021 nanti.

Pihaknya pun kini sudah membuka kantor pelayanan PT Albis Nusa Wisata, bagi calon jemaah umrah yang ingin terbang ke tanah suci. Saat ini, sudah ada sekitar 50 jemaah umrah baru yang siap melaksanakan ibadah ke tanah suci.

"Rencananya kita berangkatkan semua Januari 2021. Tapi kalau ada yang mau berangkat lebih awal sebelum 2021 kami akan berangkatkan. Tapi kami sarankan pada bulan Januari 2021 saja, jadi semua bisa melihat kabah dan mencium hajar aswad," pungkasnya.*(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang