Selasa, 27 Oktober 2020 13:16

Bawaslu Bengkalis Tegur Tim Kampanye Pilkada Langgar Prokes Covid-19

Bawaslu menegur sejumlah Tim Kampanye Paslon Pilkada Bengkalis 2020. Diantaranya karena melanggar jumlah maksimal 50 orang.

Riauterkini-BENGKALIS- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkalis terpaksa menegur secara lisan kepada Tim Kampanye Pasangan Calon (Pilkada) Bengkalis 2020. Pasalnya, kampanye sudah memasuki minggu keempat ini sejumlah kampanye yang dilakukan melebihi jumlah maksimal 50 orang.

"Meliputi teguran lisan yang disampaikan kepada tim kampanye, karena peserta kampanye tidak disiplin dalam pelaksanaan kampanye," ungkap Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Usman, dihubungi riauterkini.com, Selasa (27/10/20) siang.

Dijelaskan Usman, bahwa teguran secara lisan itu disampaikan melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) diantaranya terkait dengan jumlah yang hadir melebihi peserta undangan sesuai dengan ketentuan setiap pelaksanaan kampanye dialogis hanya boleh dihadiri paling banyak 50 orang.

Kemudian kampanye Paslon dengan menghadirkan persembahan tarian salah satu tradisi tempatan dengan cara mengonsumsi miras yang mengakibatkan orang berkerumun dan tidak tertib.

Selain memberikan teguran secara lisan, kata Usman, Pengawas Pemilu juga menghentikan sementara kegiatan kampanye dialogis tersebut dikarenakan kelebihan peserta dan setelah tertib kemudian kegiatan kampanye bisa dilanjutkan kembali.

"Selain itu, pengawas juga menegur pelaksana kampanye untuk tidak melibatkan orang dengan lanjut usia atau Lansia, ibu menyusui dan melibatkan anak-anak di bawah umur," katanya lagi.

Sambung Usman, teguran itu dilakukan di sejumlah kecamatan yakni, kegiatan kampanye di Kecamatan Bantan, Kecamatan Bukitbatu dan Kecamatan Mandau.

"Terhadap teguran lisan ini, Tim Kampanye Paslon yang melaksanakan kampanye bersikap kooperatif dan memahami tugas dan fungsi pengawas. Terlebih lagi pengawasan yang di lakukan selain mengawasi materi kampanye, juga mengawasi standar protokol kesehatan Covid-19," imbuhnya.***(dik)

Foto : Pengawas Pemilu sedang menegur kegiatan kampanye dialogis terkait mematuhi protokol kesehatan.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang