Senin, 26 Oktober 2020 20:36

Program KIP, Andi Rachman: 104 Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai Dapat Beasiswa

Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai dapat beasiswa dari program KIP untuk yang kurang mampu. Nilai IPK minimal 3,5.

Riauterkini - PEKANBARU - Sebanyak 104 mahasiswa dari Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, menerima bantuan beasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Bantuan tersebut didapat melalui aspirasi anggota DPR RI asal Riau dari Fraksi Golkar, Arsyadjuliandi Rachman.

"Alhamdulillah, dana KIP kuliah ini telah diterima dan 104 mahasiswa dari Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, telah menerimanya. Tentu dengan adanya program dari penerintah ini langsung kita tangkap untuk masyarakat Riau,” kata Andi Rachman, sapaan akrab mantan Gubernur Riau ini, Senin (26/10/20).

Dipaparkan, masing-masing mahasiswa menerima beasiswa sebesar Rp2,4 juta persemester sampai selesai. Mereka berasal dari Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti serta Kuantan Singingi. Hanya saja, untuk mendapatkannya, beasiswa yang diperuntukan untuk kurang mampu itu wajib memiliki nilai IPK 3,5.

“KIP Kuliah ini untuk membantu para mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki kemampuan akademik baik. Untuk tahun ini, lewat jalur aspirasi semua telah melalui proses seleksi dari pihak Universitas,” ujar Andi.

Selain itu, mantan Ketua Kadin Riau ini menegaskan, dirinya berkomitmen membantu masyarakat, khususnya kurang mampu. Yakni guna meningkatkan sumber daya manusia serta lebih baik. Sehingga para mahasiswa yang tidak mampu ini mampu bersaing dengan yang lain.

“Anak-anak yang dapat dari beberapa kabupaten kota dan kita memang perlu mendorong pemerintah untuk mempunyai program beasiswa. Untuk melanjutkan sekolah anak-anak ke perguruan tinggi dari latar belakang kondisi orangtua mereka yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III kemahasiswaan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Na Hj Apriza, M Kep, menyatakan bersyukur mendapatkan bantuan beasiswa KIP Kuliah dari aspirasi anggota DPR RI ini.

"Tentu kami sangat berterimakasih sekali kepada pak Andi Rahman, yang telah mau menerima pengajuan beasiswa kami melalui aspriasi, dan alhamdulillah sesuai pengajuan 104 mahasiswa kami yang kurang mampu telah menerima beasiswa, melalui program KIP Kuliah,” ungkap Apriza.

Dijelaskan Apriza, mahasiswa penerima beasiswa ini telah melalui tahap seleksi. Bahkan untuk nilainya pun begitu ketat penyeleksiannya, sesuai dengan syaratnya IPK harus mencapai 3,5. Jika tidak sampai maka tidak akan diterima. Beasiswa yang diterima sebanyak Rp2,4 juta persemester sampai selesai.

“Selain mendapatkan beasiawa sebesar Rp2,4 juta, mereka juga mendapatkan uang saku sebesar Rp700 ribu perbulan dan akan dibayarkan persemeseter. Jadi total dana yang diterima oleh mahasiswa kita sebesar Rp6,6 juta persemester,” paparnya.

“Namun jika IPK mereka turun dari persyaratan 3,5, maka beasiswanya akan terputus secara otomatis. Untuk itulah kami juga telah menyampaikan kepada anak-anak agar memanfaatkan beasiswa yang telah diberikan ini, jangan sampai putus hanya karena tidak belajar, dan IPK tidak mencapai 3,5 lagi. Ini bantuan yang sangat berharga dari Pak Andi Rahman, bagi mahasiswa yang kurang mampu,” ujarnya lagi.

Sementara, salah seorang mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Zhaira, merasa terbantukan dengan beasiswa yang diberikan o