Jum’at, 23 Oktober 2020 22:20

Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru

Ditreskrimsus Polda Riau dalami laporan dugaan korupsi dana covid-19 Diskes Pekanbaru. Polisi panggil keluarga almarhumah Wirsyamsiwarti sebagai pelapor.

Riauterkini - PEKANBARU - Polda Riau melalui Ditreskrimsus Polda Riau hari ini, Jumat (23/10/20) telah memanggil keluarga almarhumah Wirsyamsiwarti yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dana covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Mereka adalah Mince dan Zulkardi yang diperiksa sebagai saksi dalam laporannya tersebut.

Melalui Kuasa Hukumnya Suroto, dalam pemeriksaan itu keduanya menjelaskan terkait dua hasil Swab orang tuanya yang dinyatakan negatif covid-19 oleh RS Ibnu Sina namun masuk dalam rilis Gugus Tugas Covid-19 kota Pekanbaru justru sebagai pasien terkonfirmasi covid-19 yang telah meninggal dunia.

"Dalam pemeriksaan tadi keluarga juga sudah menyerahkan bukti - bukti. Diantaranya print out rilis dari gugus tugas penanganan covid-19 Pekanbaru, data jenazah pasien covid-19 di Pekanbaru, hasil swab atas nama Wirsyamsiwarti dan bukti lainya," terang Suroto, Jumat (23/10) malam.

Pihaknya mencurigai dugaan manipulasi data itu dilakukan untuk mengklaim dana penanganan pasien covid-19 yangg disediakan pemerintah.

Tak hanya itu, kliennya juga menerangkan dari penelusuran yang dilakukan, ternyata dugaan manipulasi data pasien tersebut tidak hanya dialami oleh orang tuanya saja. Namun diduga juga terjadi pada jenazah pasien lainya.

"Sejauh ini kitadapatkan ada 10 pasien meninggal dengan hasil swab negatif tapi masuk dalam daftar sebagai jenazah pasien covid-19," imbuhnya.

Dikatakannya, bukti - bukti terkait hal tersebut juga sudah diserahkan ke pihak Ditkrimsus Polda Riau. Sementara dengan banyaknya data jenazah yang swabnya negatif tapi didata sebagai jenazah pasien covid-19, pihaknya menduga ada kesengajaan untuk merubah data itu.

"Siapa yang diduga merubah data itu dan apa tujuanya kita tunggu hasil pemeriksaan," katanya.

"Informasi yang kita terima Ditkrimsus Polda Riau akan meminta keterangan dari pihak Rumah sakit Ibnu Sina, Dinas Kesehatan kota Pekanbaru dan gugus tugas covid-19 kota Pekanbaru," tandasnya.

Untuk diketahui, selain melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Ditreskrimsus Polda Riau, keluarga almrhumah Wirsyamsiwarti juga melaporkan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ke Ditreskrimum Polda Riau dalam dugaan memanipulasi data pasien.*(arl)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang