Senin, 19 Oktober 2020 09:48

Tidak Hadiri Rapat Dewan, Kadiskes Pekanbaru Jadi Sorotan

Dinas Kesehatan di hearing selalu saja mengirimkan perwakilan yang jelas tidak bisa memberikan kebijakan, apalagi saat ini fokus penanganan dan anggaran covid.

Riauterkini-PEKANBARU - Dinilai tidak dapat berkoordinasi dengan maksimal, baik di DPRD Kota Pekanbaru maupun internal Pemko, kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru kini menjadi sorotan kalangan dewan.

"Ini sudah menjadi pembahasan kita di Komosi III, dan kami sangat menyayangkan hal itu. Setiap kali dipanggil hearing mesti sudah menghabiskan masa cutinya, yang bersangkutan tidak pernah hadir untuk berkoordinasi, khususnya masalah covid-19, " kata anggota komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Irman Sasrianto kepada wartawan Senin (19/10/2020).

Disampaikan Irman, saat Dinas Kesehatan di hearing selalu saja mengirimkan perwakilan yang jelas tidak bisa memberikan kebijakan, apalagi saat ini fokus penanganan dan anggaran covid. "Dari sikap ini, tentu menjadi kewenangan Walikota lagi untuk bersikap, "ujar politisi PAN ini.

Dari informasi internal yang rangkum wartawan, menyebutkan, bahwa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru 4,5 tahun ini juga tidak pernah hadir mengikuti rapat penting yang dipimpin Walikota, Wakil Walikota hingga Pj Sekda Pekanbaru.

“Iya beliau sudah masuk kantor, tapi informasinya tak ada melapor Walikota Pekanbaru selaku pimpinannya, ” kata sumber seorang satu ASN Pemko Pekanbaru yang meminta namanya tak disebutkan.

M Noer dilaporkan tidak pernah hadir dalam rapat penting yang diagendakan Pemko Pekanbaru. Dan juga tak terlihat saat Pj Sekda Pekanbaru Muhammad Jamil melakukan inspeksi ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Pj Sekda hanya didampingi Dirut RSD Madani, David Oloan dan Sekretaris Diskes, Zaini Rizaldy Saragih.

Termasuk juga, M Noer tak terlihat saat Walikota Firdaus memimpin rapat soal Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kota Pekanbaru.

“Setiap ada agenda penting, yang bersangkutan selalu mewakilkan ke Sekretaris. Bahkan saat rapat percepatan soal RSD Madani dan PSBM juga tak datang. Padahal itu rapat-rapat penting tapi yang bersangkutan tidak pernah datang maupun mengikuti rapat teknis,” tegas sumber ASN tadi.

Kepala Bagian Humas Setdako Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman kepada wartawan dengan tegas menyampaikan sebagai mantan Sekda dan Ketua Korpri Kota Pekanbaru tentunya yang bersangkutan lebih memahami aturan dan kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sebagai seorang ASN, beliau pasti tahu tugas dan kewajibannya. Kewajiban yang dimaksud yakni mengikuti segala aturan dan tugas sebagai ASN,” kata Irba.

Soal adanya informasi selama kembali masuk sebagai Kepala Diskes Pekanbaru, M Noer tidak pernah melapor ke Walikota Pekanbaru, Firdaus, mantan Kabid Perdagangan Disperindag Pekanbaru ini memberikan keterangan.

“Pasti adalah mungkin. Bisa saja melapornya langsung berhadapan dengan Pak Walikota, atau mungkin secara tertulis kan kita tidak tahu. Ini kan hanya administrasi saja. Sekali lagi, sebagai seorang pamong, seorang ASN dan beliau sebagai ketua korpri pasti beliau tahu itu,” ujarnya menambahkan.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, melalui nomor handphone yang bersangkutan, M Noer tidak meresponnya hingga berita ini diturunkan. ***(Parlementaria)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang