Senin, 12 Oktober 2020 22:09

Paripurna Istimewa Hari Jadi XXI Kabupten Rohul Digelar Virtual, Pjs Bupati Mengaku Pembangunan Meningkat

Meski digelar sederhana dan secara virtual, namun peringatan Hari Jadi XXI Kabupaten Rohul di tengah pandemi Covid-19 tetap berlangsung khidmat dan penuh makna.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Meski perayaan Hari Jadi XXI Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) digelar secara sederhana dan virtual, namun hal tersebut tidak mengurangi makna.

Hal itu terihat saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Rokan Hulu di gedungnya, Senin (12/10/2020). Meski hari jadi dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, namun acara tetap berlangsung Khidmat dan penuh makna mengusung tema "Dengan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu XXI, Mari Kita Sukseskan Pilkada 2020, Selamat dari Pandemi Covid-19 Menuju Rokan Hulu Aman dan Masyarakat Sejahtera".

Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi XXI Kabupaten Rokan Hulu dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu Novliwanda Ade Putra didampingi wakilnya, turut dihadiri Forkompinda, sejumlah Anggota DPRD Riau dari Daerah Pemilihan Rokan Hulu seperti Kelmi Amri, Sariantoni, Syafaruddin Poti, Syamsurizal, Adam Syafaat, tokoh pendiri Rokan Hulu Damsir Ali, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, yaitu Paslon nomor urut 1 Hamulian-M Sahril Topan, Paslon nomor urut 2 Sukiman-Indra Gunawan, dan Paslon nomor 3 hanya dihadiri Calon Wakil Bupati Rokan Hulu Erizal.

Di tempat berbeda, Sekda Abdul Haris, para Asisten, Kepala OPD mengikuti rapat paripurna secara virtual di Pendopo Rumah Dinas Pjs Bupati Rokan Hulu, sedangkan para Camat, Lurah dan Kepala Desa mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi XXI Kabupaten Rokan Hulu tahun 2020 secara virtual di wilayahnya masing-masing.

Pjs Bupati Rokan Hulu Drs H. Masrul Kasmy M.Si, dalam sambutannya secara virtual mengatakan di momentum Hari Jadi XXI Kabupaten Rokan Hulu tahun ini, ada dua hal penting yang biasa selalu dibicarakan dan diingat. Pertama, tentang tokoh dan orang-orang yang berjasa terhadap lahirnya Rokan Hulu.

Menurut Masrul, mereka tergabung dalam tokoh-tokoh daerah yang berjuang untuk keberadaan Negeri dengan tujuan meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, sambung Masrul, Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu merupakan momentum penting untuk melaksanakan evaluasi, koreksi terhadap pelaksanaan kemajuan daerah sebagai bahan dan pondasi untuk merencanakan masa yang akan datang.

Kepada para tokoh pendiri Kabupaten Rokan Hulu, Masrul menyampaikan terima kasih dengan memberikan penghargaan yang tinggi atas jasa dan pengabdian mereka.

"Semoga di samping generasi sekarang dan yang akan datang dapat meneruskan dan mempertahankan cita-cita luhur mereka, kita juga berharap perjuangan terhadap daerah ini dapat dinilai sebagai amal ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Esa," sampai Masrul Kasmy yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Riau.

Saat ini, ungkap Masrul, geliat pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu sejak dari tahun pertama dimekarkan 1999 dari Kabupaten Kampar sebagai kabupaten induk, hingga tahun 2020, bahwa secara makro daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk di usianya ke-21 tahun telah mengalami perkembangan dan peningkatan berarti. Hal tersebut dapat dibuktikan secara administratif Rokan Hulu waktu berdirinya pada 1999 silam.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau BPS pada 2000, Kabupaten Rokan Hulu terdiri dari tujuh kecamatan, meliputi 80 desa, dan 6 Kelurahan dengan jumlah penduduk 265.686 jiwa. Namun kini telah menjadi 16 Kecamatan, 139 desa, dan 6 Kelurahan.

"Artinya terjadi peningkatan jumlah kecamatan sebesar 128 persen, peningkatan jumlah desa 66 persen dan peningkatan jumlah penduduk sebesar 261 persen," tambah Masrul.

Di bidang infrastruktur, sambung Pjs Bupati Rokan Hulu, sarana kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan juga telah menunjukkan kemajuan signifikan. Di awal terbentuk Kabupaten Rokan Hulu, jumlah sarana kesehatan dan tenaga kesehatan, 1 rumah sakit, 10 Puskesmas dan 134 tenaga kesehatan. Selanjutnya, untuk sarana pendidikan, sebanyak 380 fasilitas pendidikan ( SD, SMP, dan SMA Sederajat) dengan jumlah tenaga pendidik 2.258 orang.

Setelah usia Rokan Hulu 21 tahun, dinilai Masrul, kondisi tersebut telah berubah. Seperti di bidang kesehatan meningkat menjadi 5 rumah sakit, 24 Puskesmas, dan tenaga medis sebanyak menjadi 1.100 orang.

"Di bidang pendidikan jika awal hanya 380 fasilitas pendidikan, kini sudah menjadi 951 termasuk Perguruan Tinggi atau mengalami peningkatan sebesar 252 persen, tenaga pendidik dari 2.258 menjadi 9.832 mengalami peningkatan sebesar," ungkap Masrul Kasmy.

Kemajuan di bidang pada infrastruktur jalan juga dinilainya maju sangat pesat. Diawal berdirinya Kabupaten Rokan Hulu panjang jalan Kabupaten Rokan Hulu 1846,67 kilometer (Km) sekarang menjadi 2140,36 Km, atau mengalami peningkatan sekitar 293,69 Km.

"Dengan kondisi baik dari panjang 139,68 km menjadi 745,64 km, kemudian kondisi sedang dari 1241,29 km menjadi 554,29 km mengalami pengurangan karena terjadi peningkatan 44,7 persen, sementara kondisi jalan yang rusak dari 465,70 km menjadi 395,94 km mengalami pengurangan sepanjang 69,76 km. Dari panjang jalan tersebut 395,94 km adalah jalan beraspal, dan 1744,42 km jalan rigid, pengerasan, maupun tanah," ucapnya.

Masrul Kasmi menjelaskan, jika diawal berdirinya Rokan Hulu tidak ubahnya hanya sebagai kumpulan Kecamatan maka, setelah XXI tahun Rokan Hulu sudaj mempunyai ikon yang cukup membanggakan yakni Mesjid Agung Islamic Center (MAIC) yang tidak saja dikenal di Regional maupun Nasional, bahkan sampai ke Internasional. Selain itu julukan Negeri Seribu Suluk, telah melekat ke Negeri ini sekaligus menggambarkan sebagai daerah religius.

Selama kurun waktu XXI tahun, geliat pembangunan sudah terlihat di berbagai bidang yang disesuaikan dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta kemampuan keuangan daerah. Buah keberhasilan sebagai bukti pelaksanaan pembangunan telah diakui dengan beberapa apresiasi dan berbagai penghargaan yang diperoleh Kabupaten kita.

"Walau demikian, kita tidak berpuas diri melainkan harus tetap melaksanakan inovasi dan kreasi serta terobosan-terobosan dalam rangka membangun Kabupaten yang dijuluki "Negeri Seribu Suluk". Dengan harapan, dari waktu ke waktu Kabupaten ini terus meningkat dan dari masa ke masa masyarakatnya semakin sejahtera," harapan besar Masrul.

Berbagai hasil capaian diukir oleh pemimpin dan tokoh-tokoh masyarakat Rokan Hulu, Masrul Kasmy mengaku sudah sewajarnya menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan, disertai dengan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan yang Maha Esa Allah SWT. Juga mengajak bersama-sama memikirkan, berbuat, dan berkarya untuk masa depan dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada.

Salah seorang tokoh pejuang pemekaran Rokan Hulu Damsir Ali, didaulat membacakan perjuangan dan sejarah terbentuknya Kabupaten Rokan Hulu.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Novliwanda Ade Putra, menyampaikan di momen Hari Jadi XXI Kabupaten Rokan Hulu tahun ini hendaknya dijadikan sebagai momen instropeksi diri, apa saja yang telah diperbuat dalam membangun daerah.

"Berdasarkan pencapaian pencapaian kita berharap Kabupaten Rokan Hulu semakin baik dan semakin maju. Meskipun disisi lain masih ada catatan catatan yang meski kita perbaiki bersama-sama, semoga dimasa yang akan datang kabupaten Rokan Hulu, semaki aman, tertib dan masyarakat sejahtera," harapan Novliwanda.

Di akhir Paripurna Istimewa Hari Jadi XII Kabupaten Rokan Hulu tahun 2020, Pjs Bupati Rokan Hulu, dan Ketua DPRD Rokan Hulu, menyerahkan piagam penghargaan kepada para tokoh masyarakat pendiri Rokan Hulu, yakni kepada Damsir Ali, Samsurizal, Hardison dan Yusri dari tokoh pemuda.***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)



Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang