Rabu, 7 Oktober 2020 11:24

Mediasi DPMPTSP Naker Kuansingi, PT. TBS Belum Bayar THT Karyawan Sesuai Kesepakatan

DPMPTSP Naker Kuansing sudah beberapa kali memediasi PT. TBS dengan karyawan akhirnya tercapai kesepakatan. Tinggal perusahaan membayar THR dan denda.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) mediasi karyawan dan PT Tri Bhakti Sarimas (TBS), terkait hak yang belum dibayarkan perusahaan.

"Hasil pertemuan, kesepakatannya, pihak perusahaan bersedia membayar THR dalam dua tahap. Untuk tahap awal perusahaan akan membayar 50 persen tanggal 15 Oktober dan tahap kedua 30 Oktober 2020," ujar Plt. Kepala DPMPTSP Naker Kuansing, Mardansyah, Rabu (7/10/2020) di Telukkuantan.

Mardansyah, mengakui pihaknya beberapa kali sudah memfasilitasi perselisihan antara pekerja dan PT TBS. Pertemuan sebelumnya, PT TBS berjanji akan melunasi THR karyawan pada September 2020.

Hingga batas waktu yang ditentukan, PT TBS tak kunjung melakukan kewajibannya, sehingga karyawan sempat melakukan aksi mogok 1 Oktober dan rencananya 8 Oktober karyawan kembali akan melakukan aksi yang sama, akan tetapi rencana itu dibatalkan setelah dimediasi.

"Maka kita panggil kedua belah pihak untuk menyelesaiannya," jelas Mardansyah.

Selain membayar THR karyawan, kata Mardansyah, PT TBS juga dikenakan sanksi denda sebesar 5 persen atas keterlambatan THR tersebut.

"Karena penundaan THR, maka PT TBS wajib menyalurkan THR ditambah denda 5 persen," tukasnya. * (Jok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang