Rabu, 30 September 2020 16:34

Kampanye Dialogis di Pinggir, ESA Prioritaskan Komoditas Singkong

Paslon Eet -Samda atau ESA sampaikan program ekonomi kerakyatan kepada warga Pinggir, Bengkalis. Budidaya singkong salah-satu yang menjadi prioritas.

Riauterkini - PINGGIR - Pasangan Calon (Paslon) Eet -Samda (ESA) melalui Calon Wakil Bupati Bengkalis, Samsu Dalimunthe (Samda) terus menggelar kampanye dialogis tanpa kenal lelah. Kali ini menyambangi warga Jalan Kinanti, Kilometer 2, Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Rabu (30/9/20).

Dibawah pengawalan ketat Kepolisian dan pantauan Panitia pengawas (Panwas), Paslon tidak bosan selalu mengedepankan Protokol kesehatan dalam kampanyenya yang dihadiri puluhan masyarakat yang notabane berprofesi sebagai petani.

" Disini kami menyampaikan Program-program ekonomi kerakyatan yang berkaitan dengan perkebunan dan pertanian sesuai dengan mata pencaharian masyarakat disini. Kami juga memberikan kiat kiat dan caranya menjadi petani yang sukses, meningkatkan income keluarga dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki,"ungkap Samda, yang juga memiliki kompetensi ahli dibidang Agronomi itu.

Samda yang eks Manager Perkebunan di Sinar Mas Group sangat mendalami cara membantu Petani Sawit dan Palawija meraih kesuksesan dalam praktek usahanya."Berbekal pengetahuan yang saya miliki di bidang perkebunan di perusahaan sebesar Sinar Mas Group, Insya Allah para petani akan kita sejahterakan. Tentunya dengan kekuasaan ditangan akan lebih memudahkan kita mengeksekusi program program kerakyatan, khususnya di daerah pedesaan,"janji Paslon bernomor urut "4" ini.

Dikatakan Samda selain sawit, komoditas singkong juga menjanjikan untuk dikembangkan secara serius. Tidak hanya pembinaan terhadap peladang singkong, Pemkab Bengkalis juga harus menyiapkan pabrik berikut pemasaran produk singkong hingga ke hulu. "Lahan lahan tidur yang tidak termanfaatkan bisa digarap untuk bertanam singkong. Kita melihat singkong ini bisa menjadi komoditi andalan di Bengkalis. Syaratnya, pemimpinnya harus punya visi yang jelas, tidak boleh setengah hati. Insya Allah kami pasangan ESA sudah punya program untuk ini," paparnya.

Pada kesempatan itu, salah seorang masyarakat bertanya terkait masalah lahan mereka yang masih dalam kawasan Suaka Margasatwa. Samda menjawab dengan simpel, jika sudah memiliki pengalaman selama dua periode menjadi legislator dan sangat paham tentang trik agar dapat mengupayakan lahan masyarakat tersebut menjadi hak milik cara membangun komunikasi ke Kementerian Kehutanan.*(hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang