Kamis, 24 September 2020 14:00

Bupati Sukiman Serius Perjuangkan Sertifikat Tanah Masyarakat Rohul

Besok Presiden resmikan jalan tol Permai. Peresmian dilakukan secara virtual. Program TORA yang diluncurkan pemerintah pusat tidak disia-siakan oleh Bupati Rohul, agar semua lahan masyarakat kantongi legalitas.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Sejak diluncurkan Presiden Joko Widodo, hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia berlomba-lomba agar seluruh tanah masyarakat mengantongi sertifikat melalui program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Hal serupa juga dilakukan Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman. Bahkan dirinya rutin berkoordinasi dengan Kepala ATR/ Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kantah Kabupaten Rohul Tarbarita Situmorang S.SiT, MH, agar seluruh tanah masyarakat bisa memiliki legalitas melalui program TORA.

Selain program TORA yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga kerja keras bagaimana tanah masyarakat bisa mendapatkan sertifikat melalui program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Bupati Sukiman menargetkan melalui program TORA yang dimulai 2019 tersebut, seluruh objek lahan milik masyarakat Rokan Hulu sudah mengantongi sertifikat tanah pada 2025, sesuai target Presiden Joko Widodo sebelumnya.

Berkat kerjasama baik antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan ATR/BPN Kabupaten Rokan Hulu, ribuan lahan masyarakat telah memiliki legalitas sah dari negara, berupa sertifikat TORA.

Menurut pria yang pernah menjabat Dandim di Kabupaten Indragiri Hilir ini, program TORA sangat membantu masyarakat di Negeri Seribu Suluk dalam mengurus sertifikat tanah secara murah dan efesien.

Jika tidak ada program TORA tersebut, sambung Bupati Rokan Hulu, tentunya masyarakat bisa menunggu sampai ratusan tahun untuk mendapatkan kepastian hukum, berupa sertifikat tanah yang dikeluarkan pemerintah melalui ATR/BPN di masing-masing daerah.

"Ini semua tidak terlepas dari komitmen bapak Kepala ATR/BPN Kabupaten Rokan Hulu yang komitmen dan membantu dalam memudahkan masyarakat mendapatkan sertifikat tanah," ungkap Bupati Sukiman, saat penyerahan simbolis SK TORA kepada perwakilan masyarakat penerima.

Orang nomor satu di Kabupaten Rokan Hulu ini mengungkapkan sertifikat tanah sangat berguna bagi masyarakat. Selain menurunnya konflik lahan, juga meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil, terutama masyarakat yang bermukim di dalam kawasan hutan, melalui reforma agraria.

Bupati Sukiman berharap besar masyarakat Rokan Hulu penerima SK TORA benar-benar memanfaatkan lahannya agar lebih produktif dari sebelumnya, serta bernilai ekonomi tinggi.

Bupati Sukiman sangat berterima kasih kepada ATR/ BPN Rohul yang sudah membantu dan memudahkan masyarakat di daerahnya dalam mendapatkan sertifikat tanah, baik melalui PTSL dan prgram TORA.

Bupati kembali berpesan ke masyarakat penerima agar kedepan memanfaatkan sertifikat tanahnya secara bijak dan baik, seperti sebagai agunan pinjaman dana ke Perbankan untuk usaha.

"Setelah mendapatkan sertifikat maka tanah masyarakat sudah memiliki legalitas yang sah. Terpenting lagi bagaimana masyarakat sudah mendapat kepastian hukum akan tanah mereka dengan adanya sertifikat," kata Bupati Rokan Hulu.

Dinilai telah membantu masyarakat dalam mendapatkan legalitas tanah yang sah, bahkan Bupati Sukiman menyerahkan piagam penghargaan dari Dinas Koperasi, Tansmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hulu kepada Kepala ATR/ BPN Rohul Tarbarita Simorangkir.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sendiri, melalui instansi terkait akan terus memberikan pendampingan terhadap masyarakat, sehingga mereka dapat mengelola lahannya dengan baik, serta dapat meningkatkan taraf ekonomi lebih baik lagi.

Berdasarkan data ATR/BPN Kabupaten Rokan Hulu, sejak Januari 2020 sampai pertengahan September 2020, sudah sebanyak 1.669 SK atau Sertifikat TORA yang dibagikan ke masyarakat.

Karena bertepatan pandemi corona virus atau Covid-19, maka pembagian SK TORA dilakukan via video conferense oleh Bupati Sukiman di pendopo rumah dinas Bupati, dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selama kurun 2019 hingga 2020, ATR/BPN Kabupaten Rokan Hulu menargetkan bisa merealisasikan sebanyak 4.653 bidang tanah persertifikatan tanah transmigrasi melalui program TORA, namun hal tersebut dilakukan secara bertahap.

Penyerahan sertifikat tanah rakyat se-Provinsi Riau oleh Menteri ATR/ BPN Sofian A. Djalil dilakukan secara vitual, diikuti oleh Bupati Rohul H Sukiman didampingi Kepala ATR/BPN Rohul Tabarita Simorangkir.

Kepala ATR/ BPN Kantah Rokan Hulu, Tarbarita Situmorang mengungkapkan persertifikatan tanah masyarakat merupakan program strategis nasional dilaksanakan ATR/ BPN Riau melalui program PTSL dan program TORA.

Melalui program TORA, jelas Tarbarita, dari 4.653 bidang tanah yang ada, dan sudah direalisasikan mulai 2019 sudah mencapai sekira 2.984 bidang tanah. Pada 2020 jumlahnya ditargetkan bertambah lagi sekira 1.669 bidang tanah.***(Adv/Pemkab Rokan Hulu)



Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang