Rabu, 23 September 2020 10:54

Bupati Sukiman Tetap Peduli Kondisi Jalan di Kabupaten Rokan Hulu

Sampai di penghujung masa jabatannyan‎, Bupati Rohul H Sukiman tetap komitmen dalam melakukan pemeliharaan jalan agar tetap layak dilalui masyarakat.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN-‎ Tidak terasa sudah sekira empat tahun H Sukiman memimpin Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Berbagai perubahan di berbagai sektor telah dilakukan‎ Sukiman selama menjabat sebagai Bupati Rokan Hulu hingga memasuki akhir periode jabatannya, sesuai tagline "Membangun Desa Menata Kota".

Selain sektor pendidikan, kesehatan, sektor infrastruktur juga tak luput dari perhatiannya selama kepemimpinannya, seperti jalan status kabupaten dan jalan desa.

‎Menurut Bupati Rokan Hulu, Sukiman, infrastruktur jalan merupakan akses vital yang harus diperhatikan pemerintah, demi menjamin ketersediaan akses yang layak bagi masyarakat.

Diakuinya, akses jalan harus terus dilakukan karena bukan hanya sebagai akses keluar masuk bagi masyarakat, namun ikut mendukung bidang perekonomian masyarakat melalui bidang pertanian dan perkebunan.

"Saya tetap berkomitmen‎ dalam peningkatan ruas jalan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, termasuk pembukaan jalan baru bagi masyarakat," kata Bupati Sukiman belum lama ini.

Bukan hanya jalan kabupaten dan jalan desa saja yang menjadi perhatian Bupati Sukiman, kerusakan akses status provinsi yang kerap dikeluhkan masyarakat juga menjadi perhatiannya.

Tak heran, ketika diperlukan, Bupati Sukiman kerap mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu segera bertindak bila terdengar keluhan jalan dari masyarakat.

Namun, khusus jalan status provinsi, Dinas PUPR Rokan Hulu hanya sebatas membantu, karena jalan status provinsi menjadi kewenangan pihak Pemerintah Provinsi Riau.

"Saya sangat berharap seluruh jalan di Kabupaten Rokan Hulu tetap bagus dan layak dilalui oleh masyarakat, termasuk jalan status provinsi," optimis Bupati Rokan Hulu, Sukiman.

‎Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Anton ST, MM, didampingi Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu H Zulfikri ST, mengaku dinasnya selalu siap perintah pimpinan dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan.

Mengoptimalkan pemeliharaan dan perbaikan jalan di 16 kecamatan, Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu juga melibatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) yang ada di empat wilayah, dimana masing-masing UPTD membawahi empat kecamatan.

"UPTD tetap kita melibatkan dalam pemeliharaan jalan, dan perbaikan jalan jika dibutuhkan masyarakat," jelas Anton, Rabu (23/09/2020).

Anton mengatakan sejak awal 2020, Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu melakukan beberapa kegiatan pembangunan pembukaan jalan baru, diantaranya jalan baru sepanjang 4,8 kilometer (Km) dengan lebar rata-rata 8 meter, antara Dusun Pintu Kuari Desa Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto sampai batas Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya Sei Tuor Pasaman Timur.

Pembukaan jalan baru juga dilakukan Dinas PUPR Rokan Hulu antara Bukit Senyum Desa Tambusai Timur Kecamatan Tambusai sampai Lubuk Kerapat sepanjang 1,35 Km, rata-rata lebar 11 meter, dan kini akses ini juga sudah bisa dilewati masyarakat.‎

Selain itu, ‎Dinas PUPR Rokan Hulu juga melakukan kegiatan pelebaran jalan sepanjang 3,8 Km Sei Sitolang Kecamatan Rambah Hilir sampai Desa Sialang Rindang Kecamatan Tambusai. Jalan yang awalnya hanya lebar 4 meter kini menjadi 12 meter.

"Selain jalan menghubungkan dua desa dalam mempendek jarak tempuh, akses ini juga sebagai penunjang akses pertanian dan perkebunan," ungkap Anton, masih didampingi Sekretaris Dinas PUPR Rokan Hulu, Zulfikri.

Selain pembukaan jalan baru dan perbaikan akses, Dinas PUPR Kaabupaten Rokan Hulu juga melakukan pemeliharaan jalan secara swakelola sejak awal 2020.

Berdasarkan catatan Dinas PUPR Rokan Hulu, total volume pemeliharaan jalan yang dilakukan di empat wilayah yaitu sekira 517 kilometer, dan realisasi pengerjaan per Agustus 2020 antara 73 persen sampai 100 persen.

Pemeliharaan jalan swakela di UPTD Wilayah I, meliputi Kecamatan Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir, dan Bangun Purba dengan volume 161 Km baru terealisasi sekira 73,06 persen atau sekira 118 Km.

Pemeliharaan jalan swakelola di UPTD Wilayah II, meliputi Kecamatan Tambusai, Tambusai Utara, Kepenuhan, dan Kepenuhan Hulu, dengan volume 132 Km sudah terealisasi lebih dari 100 persen atau sekira 136,85 Km.

Untuk pemeliharaan jalan swakelola di UPTD Wilayah III, meliputi Kecamatan Ujung Batu, Pagaran Tapah Darussalam, Kunto Darussalam, dan Bonai Darussalam, dengan volume 112 Km sudah terealisasi sekira 89,1 Km atau sekira 79,55 persen.

Sedangkan untuk pemeliharaan jalan dilakukan UPTD Wilayah IV, meliputi Kecamatan Rokan IV Koto, Pendalian IV Koto, Tandun, dan Kabun, dengan volume 112 Km sudah terealisasi 113,94 Km atau lebih dari 100 persen.

"Kita targetkan kegiatan pemeliharaan jalan swakelola di empat wilayah ini sudah selesai sebelum Desember 2020,"‎ optimis Anton.

Menurut Anton, Bupati Rokan Hulu, Sukiman, sangat komitmen untuk peningkatan ruas jalan yang ada di daerahnya, namun tergantung ketersediaan anggaran di kas daerah.

Diakuinya, bila mendengar ada kerusakan jalan, Bupati Sukiman langsung menelepon dirinya walau malam hari.‎ Hari itu juga, UPTD dikerahkan untuk melakukan perbaikan, sehingga memudahkan akses masyarakat.

"Memang jalan itu menjadi akses vital bagi masyarakat, sehingga harus tetap kita perhatikan," pungkas Anton.***(Adv/Pemkab Rokan Hulu)



Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang