Selasa, 22 September 2020 11:09

KPU Bengkalis Tetapkan Mekanisme Penetapan, Pencabutan Nomor Urut Paslon

KPU Bengkalis memutuskan mekanisme pengumuman penetapan Paslon, pencabutan nomor urut dan masa kampanye yang berstandar pencegahan penyebaran Covid-19.

Riauterkini-BENGKALIS- Sesuai dengan tahapan pelaksanaaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang sedang berlangsung pada saat ini, pada  23 September 2020 adalah penetapan pasangan calon (Paslon) dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota dan pengumuman penetapan hasil penetapan Paslon dipapan pengumuman di halaman Kantor KPU sesuai dengan Pasal 68 Ayat (2) (3) PKPU Nomor 9/2020.

Berdasarkan ketentuan tersebut pelaksanaan pleno bersifat internal atau tidak mengundang para pihak serta tidak melakukan pleno terbuka namun pengumuman hasil penetapan Paslon di papan pengumuman KPU dan di halaman website.

Kemudian pada 24 September 2020 dilakukan pengundian nomor urut Paslon dan penetapan nomor urut Paslon sesuai dengan PKPU Nomor 394/2020.

Dalam pengundian nomor urut Paslon, KPU memastikan Paslon hadir pada rapat pleno terbuka tersebut, jika dalam hal calon/Paslon berhalangan hadir dalam rapat pleno, KPU memastikan adanya alasan tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Paslon dapat memberikan mandat secara tertulis kepada petugas yang diberikan mandat untuk mengambil nomor urut. Dalam pelaksanaan pencabutan undian nomor urut dan penetapan nomor urut, pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan dan pencegahan dan pengendalian Covid -19. Oleh karena itu, pada saat pengundian yang boleh hadir setiap Paslon sebanyak 5 orang yaitu 1 orang penghubung Paslon (LO), 2 orang tim kampanye, 1 orang calon bupati dan 1 orang calon wakil bupati," terang Koordinator Divisi SDM dan Parmas KPU Bengkalis, Feri Herlinda, Selasa (22/9/20) pagi.

Selanjutnya, kata Feri, akan dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis tentang kepatuhan protokol kesehatan dalam pemilihan serentak 2020 dimasa bencana non alam Covid -19.

Sesuai dengan PKPU Nomor 5/2020 tentang tahapan pemilihan kepala daerah, tiga hari setelah penetapan Paslon maka dimulai masa kampanye yang dilakukan oleh Paslon dan tim kampanye yaitu dari 26 September- 5 Desember 2020 atau selama 71 hari.

"Dalam pelaksanaan kampanye KPU akan melaksanakan sosialisasi dan Rakor kampanye, yang insyaallah akan dilakukan 25 September 2020 yang membahas tentang pelaksanaan kampanye, pengamanan dimasa kampanye, rekomendasi tentang pelaksanaan kampanye pengawasan pelaksanaan kampanye, rekomendasi pelaksanaan kampanye. Dan berharap semua proses tahapan berjalan sesuai dengan standar Covid-19, dan semua peserta pemilihan patuh terhadap protokol kesehatan. Dan semoga menjadi perhatian semua semua Paslon yang telah ditetapkan," katanya lagi.***(dik/rls)

Foto : Rakor KPU di Pekanbaru terkait pelaksanaan mekanisme penetapan, pencabutan nomor urut dan kampanye.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang