Jum’at, 7 Agustus 2020 14:26

Harga TBS Dibeli Mahal, Disbun Riau Anjurkan Petani Swadaya Gabung Petani Mitra

Dinas Perkebunan Riau anjurkan petani swadaya gabung pada petani mitra. Agar bisa nikmati harga TBS hampir Rp2000.

Riauterkini-PEKANBARU- Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kepala sawit sebesar Rp1.873,60 yang ditetapkan Kelompok Kerja (Pokja) penetapan harga TBS di Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, ternyata hanya berlaku untuk kelompok petani sawit yang bermitra dengan perusahaan dan organisasi. Sementara petani swadaya atau milik pribadi, mengikuti harga pasar yang jauh lebih rendah.

Jumat (7/8/20), keterangan Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau Defris Hatmaja bahwa untuk menetapkan harga TBS untuk sepekan ini, melalui mekanisme atau rumusan perhitungannya yang sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) RI, sehingga tinggal memasukkan data variabel dan sudah langsung keluar harga TBS nya.

"Harga sudah ditetapkan Pokja, Pokja yang terdiri dari perwakilan asosiasi petani sawit, perwakilan perusahaan, dan tim Pokja Disbun." Ujar Defris.

Mengenai harga yang ditetapkan Pokja, tidak dirasakan atau dinikmati oleh petani swadaya. Defris mengatakan bahwa, petani swadaya mengikuti harga pasar sementara petani mitra bisa mengikuti harga yang ditetapkan Pokja.

"Makanya, dalam Permentan Nomor 1/2018, petani swadaya diarahkan untuk begabung/membentuk kelompok, sehingga bisa kita fasilitasi dengan perusahaan terdekat, apabila telah bermitra baru bisa kita fasilitasi harga dari Pokja," terang Kabid Defris.

Agar petani swadaya bisa menikmati harga yang ditetapkan Pokja, Kabid Defris selalu menghimbau dan menganjurkan ke petani swadaya untuk dapat bermitra.

"Yang jelas kita selalu rutin mendorong petani swadaya selalu untuk bermitra agar harga sawit mereka bisa terangkat," tambahkan Defris.*(vila)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang