Kamis, 13 Agustus 2020 16:34

Warga Kuala Sebatu, Inhil Tangkap Buaya Sepanjang 3 Meter

Walau baru sebulan belakangan muncul, buaya muara sudah menyerang warga. Warga sepakat menangkap buaya.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada Senin (10/8/20) pukul 21.00 wib malam ada seekor Buaya muara ditangkap masyarakat Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.

Berdasarkan keterangan Hasanudin, Ketua RT setempat, satwa Buaya Muara (Crocodylus Porosus) dengan ukuran panjang sekitar 3 meter, sudah satu bulan belakangan muncul di parit 18 dan pernah menyerang masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, selanjutnya masyarakat sepakat untuk menangkap satwa menggunakan pawang buaya.

Buaya dapat ditangkap oleh masyarakat dan langsung dilaporkan kepada petugas Polsek Batang Tuaka. Lalu , Kapolsek Batang Tuaka Inhil melaporkannya ke Balai Besar KSDA Riau.

Menurut Kepala Bidang KSDA Wil I, Andri Hansen Siregar, laporan segera direspon dengan menurunkan tim evakuasi satwa Balai Besar KSDA Riau. Tim berangkat menuju Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil dipimpin Kepala Resort, Zulkifli.

Setibanya Tim di Kecamatan Batang Tuaka langsung melakukan koordinasi dengan Kapolsek Batang Tuaka untuk selanjutnya berangkat bersama ke lokasi Desa Kuala Sebatu dengan menempuh perjalanan +/- 1,5 jam melalui jalur darat. Tim Gabungan kemudian berkoordinasi dengan Ketua RT parit 18, Desa Kuala Sebatu.

Selanjutnya, Tim bersama warga dan Kapolsek melakukan Evakuasi dari lokasi penangkapan yang dilangsir dengan wadah keranjang menggunakan sepeda motor, untuk dipindahkan ke kendaraan roda 4, kemudian dibawa ke Kantor Bidang KSDA Wilayah I Rengat.

"Kondisi satwa Buaya saat diserahkan, terdapat luka dibagian leher kanan dan kiri serta perutnya. Selanjutnya terhadap satwa tersebut dilakukan pemeriksaan fisik dan pengobatan luka. Berdasarkan hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa kondisi luka tidak terlalu parah dan dimungkinkan dapat sembuh secara alami," terang Andri Hansen.

Tim Balai Besar KSDA Riau bersama Kapolsek Batang Tuaka melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak melakukan penangkapan tanpa didampingi petugas ataupun aparat keamanan, serta tidak melakukan tindakan anarkis terhadap satwa yang dilidungi oleh undang- undang tersebut.

Rabu, (12/8/20) sekitar Pkl. 04.30 wib, dilakukan pelepasliaran Buaya ke habitatnya yang jauh dari pemukiman penduduk.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang