Kamis, 6 Agustus 2020 18:54

Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen

Juli lalu Riau alami deflasi atau inflasi negatif sebesar 0,24 persen. Penyebab nya, turunnya haegat bawang meeah dan tarif angkutan umum.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala BPS Riau Misfaruddin, Kamis (6/8/20) mengatakan bahwa pada Juli 2020 lalu, Riau mengalami deflasi sebesar 0,24 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,62.

Menurutnya, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga pada empat kelompok pengeluaran, yaitu kelompok transportasi sebesar 0,86 persen, diikuti kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 0,79 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan masing-masing sebesar 0,01 persen.

"Komoditas yang memberikan andil terhadap penurunan harga pada Juli 2020, antara lain bawang merah, tarif angkutan udara, ayam hidup, daging ayam ras, bawang putih, jeruk, gula pasir, wortel, tarif kendaraan travel, kangkung, daun bawang dan ikan nila," terangnya.

Untuk lima kelompok pengeluaran mengalami inflasi, tambahnya yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,38 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,12 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,10 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,04 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen.

Sedangkan dua kelompok lainnya yaitu kelompok rekreasi, olahraga dan budaya dan kelompok pendidikan relatif stabil dibanding bulan sebelumnya.

"Adapun komoditas yang memberikan andil terhadap peningkatan harga antara lain cabai merah, emas perhiasan, telur ayam ras, cabai rawit, air kemasan, minyak goreng dan mobil," pungkasnya.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang