Senin, 10 Agustus 2020 14:37

Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis

Diduga melakukan pencurian pipa milik PT. CPI di Mandau, sepanjang 430 meter berbeda ukuran, empat pelaku diringkus aparat Polres Bengkalis. Barang bukti turut diamankan, sedangkan total kerugian ditaksir mencapai Rp161,196 juta.

Riauterkini-BENGKALIS- Diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan pipa sepanjang sekitar 430 meter dengan berbagai ukuran milik PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI) di Mandau, komplotan maling terdiri dari empat orang diringkus aparat Polres Bengkalis.

Para pelaku, JN (52), MS (27), warga Desa Balai Makam kemudian A (40), dan AJ (45), warga Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Aksi pencurian pipa yang pelaku lakukan di tiga lokasi berbeda, antara lain di Lokasi Pematang #98 Area Bekasap Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, pipa flow line ukuran 4" sepanjang 230 meter, Jumat (26/6/20) sekitar pukul 09.00 WIB, mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp72,666 juta.

Lokasi Cucut #03 Area Bekasap, Desa Buluh Manis, pipa flow line ukuran 4" sepanjang 100 meter, beraksi Senin (20/7/20)  sekitar pukul 11.45 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp33,030 juta.

Dan, di lokasi Mainroad Pinggir pada Jumat (11/7/20) sekitar pukul 09.00 WIB, sasaran pipa flow line ukuran 6" sepanjang 100 meter, dan kerugiannya ditaksir Rp55,5 juta.

Selain pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu, polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku dan hasil kejahatannya. Seperti, tabung gas, setang potong, selang masing satu unit, tujuh batang pipa flow line, serta tabung las dan seperangkat alat las potong.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T dalam releasenya Senin (10/8/20) mengatakan, setelah memperoleh laporan dari Polsek Mandau, tim langsung melakukan penyelidikan. Kamis (6/8/20, tim mengantongi nama pelaku pencuri pipa dibantu tenaga pengamanan, berhasil mengamankan satu tersangka MS sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah diinterogasi MS mengaki melakukan pencurian tersebut bersama temannya tersangka JN, dan berhasil diamankan petugas Jumat (7/8/20) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Dari hasil pengembangan terhadap tersangka JN ini, JN mengakui kalau pernah melakukan pencurian pipa flow line di Pematang bersama temannya tersangka A dan tersangka AJ. Hasil penggeledahan di rumah tersangka JN, petugas  menemukan sejumlah alat untuk melancarkan aksi seperti tabung gas, serta setang," ungkap Kapolres AKBP Hendra didampingi Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan, S.I.K.

Kemudian lanjut Kapolres, setelah diamankannya JN, petugas masih di hari yang sama sekitar pukul 03.00 WIB melakukan pengembangan  ke rumah tersangka A dan AJ, keduanya mengaku melakukan pencurian pipa di Pematang Pudu dengan mendapat upah dari JN masing masing sebesar Rp400 ribu.

"JN juga mengaku pernah melakukan pencurian pipa di area Kecamatan Pinggir dan Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak di area milik PT. CPI. Masih dalam pengejaran inisial PE (DPO), UD (DPO), DY (DPO), AG(DPO), KL (DPO), SI (DPO), AL (DPO)," katanya lagi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan itu, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.***(dik)

Foto/Istimewa : Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan saat jumpa pers, Senin (10/8/20).

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang