Senin, 10 Agustus 2020 08:29

Minim Pertumbuhan Awan Picu Suhu Riau Memanas

Beberapa hari terakhir udara di Pekanbaru sekitarnya memanas. Dipicu minimnya pertumbuhan awan.

Riauterkini-PEKANBARU-Marzuki, Kepala Seksi Data dan Informasi StaMet Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Senin (10/8/20) mengatakan bahwa terkait dengan suhu udara di Pekanbaru terasa panas berapa hari ini, ada dua hal yang mempengaruhinya.

Pertama, tambahnya, memang pada saat ini di Riau sedang mengalami musim kemarau. Dari pantauan BMKG StaMet Pekanbaru melalui satelit dan radar cuaca pertumbuhan awan juga sangat kurang.

"Hal itu menyebabkan radiasi matahari langsung ke bumi tanpa ada penghalang. Biasanya radiasi matahari tersebut sebagian terhadang awan sebelum sampai kepermukaan bumi," terangnya.

Citra Radar cuaca hari Ahad (9/8/20) pertumbuhan awan hanya terpantau di sebagian wilayah kabupaten kepulauan Meranti.

Terkait meningkatnya suhu udara, Marzuki mengatakan dari hasil observasi BMKG, suhu Maksimum tercatat masih kisaran 35 derajat celsius.

"Belum masuk kategori ekstrim," tandasnya.

Marzuki menambahkan, prakiraan cuaca Provinsi Riau, Senin 10 Agustus 2020 menunjukan Pagi hari Cerah - Cerah Berawan. Potensi hujan ringan bersifat tidak merata di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Sedangkan siang hari Cerah berawan – Berawan.

" Sore hingga Malam hari Cerah Berawan - Berawan. Berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Siak," pungkasnya.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang