Sabtu, 8 Agustus 2020 16:27

Syahrul Aidi Tunjukkan Abrasi Terparah di Inhu-Kuansing ke Kepala Balai Sungai KemenPUPR

Hasil kunjungan Anggota DPR RI dapil 2 bersama Balai Wilayah Sungai, abrasi di Inhu dan Kuansing perlu ditangani segera.

Riauterkini-PEKANBARU-Anggota DPR RI Dapil Riau 2, H Syahrul Aidi Maazat mengajak kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) III Kementerian PUPR untuk berkeliling Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Kuantan Singingi (Kuansing). Kegiatan tersebut dalam rangka meninjau kondisi sungai indragiri dan kuantan yang dikabarkan mengalami abrasi parah dalam beberapa tahun ini.

Kunjungan kerja pada Jumat (7/8/20), dengan agenda utama kunjungan ini adalah meninjau lokasi abrasi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri. Pada kunjungan ini, Syahrul Aidi didampingi Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu fraksi PKS, yaitu Muhammad Syafaat, Rizal Zamzami, Mulyanto dan Ninik Mulyani.

Lokasi yang mereka kunjungi yaitu Sungai Indragiri Desa Pulau Gelang Kecamatan Kuala Cenaku, Sungai Indragiri Desa Danau Baru Kecamatan Rengat Barat, Sungai Indragiri Desa Lembah Dusun Gading Kecamatan Pasir Penyu, Sungai Indragiri Desa Silunak Kecamatan Batang Peranap, Sungai Indragiri Kelurahan Batu Rijal Hilir Kecamatan Peranap, Batang Kuantan Desa Kampung Baru Timur Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi.

Syahrul Aidi menyampaikan bahwa dari kunjungan kali ini dia dapat memetakan skala prioritas usulan pembangunan berdasarkan kondisi di lapangan.

"Dari kunjungan ini kita dapat membuat peta skala prioritas. Jangan sampai abrasi sungai di Indragiri dan Kuantan sebagai DAS Indragiri tidak sampai merusak sarana dan prasaranan pemerintah dan masyarakat. Tahun ini kita upayakan memasukkan DED-nya dan kita perjuangkan anggaran untuk pembangunan tahun 2021." terang Syahrul Aidi.

Dia juga akan melaporkan hasil kunjungan kerja ini dalam rapat di Komisi V DPR RI bersama Kementerian PUPR tentang kondisi abrasi di Provinsi Riau.

Kepala BWSS III, Ir. Syahril SP.PSDA menyampaikan bahwa dari beberapa lokasi yang mereka tinjau perlu ditangani segera.

"Ada beberapa lokasi yang sangat perlu untuk ditangani sesegera mungkin. Kalau perlu tahun ini dapat dibuatkan DED-nya dan tahun depan dapat dilaksanakan pembangunannya." terang Syahril.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang