Sabtu, 8 Agustus 2020 13:17

Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu

Nama Irjen Pol Wahyu Adi belakangan mengejutkan publik Inhu. Ia mendapat rekom Demokrat maju Pilkada.

Riauterkini-RENGAT-Bursa Pilkada Inhu kian menghangat, satu kandidat kembali muncul untuk dipastikan mengikuti Pilkada Inhu setelah Partai Demokrat merekomendasi Irjen Pol Wahyu Adi berpasangan dengan Supriati. Untuk maju dan bertarung dalam Pilkada Inhu.

Majunya Irjen Pol Wahyu Adi berpasangan dengan Supriati setelah mendapat rekomendasi Partai Demokrat, disampaikan Edi Yatim Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau kepada riauterkinicom, Sabtu (8/8/20) melalui selulernya.

"Rekomendasi Partai Demokrat untuk pasangan Irjen Pol Wahyu Adi - Supriati dengan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agusharimurti Yudhoyono tertanggal 7 Agustus 2020," tegasnya.

Diungkapkan Edi Yatim, rekomendasi Partai Demokrat diberikan kepada pasangan Irjen Pol Wahyu Adi - Supriati setelah sebelumnya pasangan tersebut mendapat dukungan dari Partai Perindo, PAN dan PDI Perjuangan.

"Rekomendasi Partai Demokrat ini baru tadi malam, setelah sebelumnya pasangan Wahyu Adi - Supriati mendapat dukungan dari Partai Perindo, PAN dan PDI Perjuangan," ungkapnya.

Direkomendasinya pasangan Irjen Pol Wahyu Adi - Supriati oleh Partai Demokrat tentunya mengejutkan berbagai pihak, sebab disaat bursa pendaftaran para calon yang dibuka DPC Partai Demokrat Inhu, nama pasangan Irjen Pol Wahyu Adi - Supriati tidak tercantum dan tidak muncul dalam pendaftaran yang dibuka DPC Partai Demokrat Inhu.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau Edi Yatim menegaskan, para calon yang mendaftar dalam penjaringan yang dilakukan DPC Partai Demokrat Inhu telah diberi waktu hingga bulan Juli 2020 untuk melengkapi syarat-syarat yang telah ditentukan. Namun hingga tenggat waktu yang telah diberikan, syarat-syarat yang telah ditentukan belum terpenuhi. Maka DPD Partai Demokrat Riau mengambil alih proses tersebut.

"Hingga Juli tenggat waktu yang telah diberikan, namun belum juga terpenuhi. Untuk itu DPD langsung mengambil alih proses ini. Kebijakan Partai Demokrat telah ditetapkan melalui rekomendasi yang langsung ditandatangani ketua umum, untuk itu bagi seluruh kader Partai Demokrat wajib mengamankan keputusan tersebut. Bagi kader yang menyimpang, saya pecat," jelasnya. *** (guh)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang