Rabu, 5 Agustus 2020 13:58

Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis

Nasabah sejumlah bank di Mandau kemalingan. Aksi komplotan modus ganjal mesin ATM dengan tusuk gigi berhasil menggondol uang hingga Rp300-an juta. Komplotan pelaku diringkus Polres Bengkalis.

Riauterkini-BENGKALIS- Maling gasak nasabah bank melalui ganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sejumlah titik di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis diringkus Satuan Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau, Polres Bengkalis.

Aksi komplotan maling memanfaatan kelengahan nasabah di ATM itu, setidaknya berhasil menggasak isi tabungan korban di lima titik dengan keseluruhan mencapai Rp356 juta lebih dengan modus atau cara ganjal mesin ATM dengan tusuk gigi dan potongan gergaji besi.

Sindikat pembobol yang nasabah melalui ATM itu, terungkap setelah salah satu korban M, melaporkan ke pihak kepolisian dan bank, saat kejadian pada Senin (15/6/20) sekitar pukul 14.00 WIB lalu, bahwa uang tabungannya tiba-tiba hilang setelah menggunakan mesin ATM di salah satu SPBU di Jalan Lintas Duri-Dumai Km. 6 Kulim, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan.

Pada awalnya korban M tidak mengetahui bahwa kartu ATM miliknya bermasalah. Namun pada saat digunakan tidak bisa. Kemudian ada pelaku yang menawarkan diri untuk membantu mengatasi masalah kartu ATM untuk mengambil uang korban. Karena tawaran pelaku, korban M mudah percaya kepada pelaku dan pelaku berleluasa memperdayai korban. Kartu ATM digunakan pelaku termasuk nomor pin ternyata tetap tidak bisa. Disaat bersamaan, pelaku menukar ATM asli milik korban dengan yang palsu dan dengan keahlian, pelaku juga mengganjal tusuk gigi atau potongan gergaji besi ke mesin ATM yang digunakan agar ATM milik korban tidak tertelan.

Karena sudah mengelabui korban dengan menukar kartu asli dengan palsu. Korban M baru menyadari pada Rabu (24/6/20) sekitar pukul 09.00 WIB kartu ATM miliknya karena tidak berfungsi dan kemudian melaporkannya ke pihak bank di Duri. Kemudian sekitar pukul 09.30 WIB uang sebesar Rp159 juta dalam tabungan sudah kosong begitu saja.

"Setelah mengetahui uangnya raib itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Mandau. Berdasarkan laporan tersebut Tim Polsek Mandau melakukan penyelidikan diantaranya melihat rekaman kamera pengawas atau CCTV di mesin ATM," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K saat konferensi pers di Mapolres Jalan Pertanian, Rabu (5/8/20).

Setelah mengetahui identitas pelaku, lanjut Kapolres, petugas mendapati pelaku sedang berada di Sumatera Barat (Sumbar). Petugas berhasil meringkus pelaku pada Selasa (28/7/20) sekitar pukul 20.00 WIB di Padang, Sumbar. Masing-masing pelaku Ln, kemudian meringkus Hn.

"Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya membobol isi uang nasabah dengan modus ganjal mesin ATM itu. Kemudian petugas melakukabln pengembangan petugas kembali meringkus tersangka Dd," katanya lagi.

Dari hasil pemeriksaan ada lima tempat mesin ATM atau kejadian perkara (TKP) di wilayah Mandau yang sudah menjadi sasaran komplotan. Selain dari korban pertama M, korban-korban lainnya, yaitu N, uang yang raib masing Rp68 juta lebih, An kerugian Rp102 juta lebih, Bu mengalami kerugian Rp5 juta lebih Is dengan kerugian sebesar Rp20. Total pelaku berhasil menggondol uang nasabah bank mencapai Rp356 juta lebih.

Kemudian petugas juga menyita barang bukti antara lain, 100 kartu ATM tidak aktif milik para korban, enam unit ponsel, hasil dari tindak kejahatan para pelaku berupa sepatu dan pakaian. Kemudian sisa hasil bobol mesin ATM sebesar Rp45 juta.

"Selain dari lima TKP di wilayah hukum Polsek Mandau, pelaku ini juga mengakui beraksi di 12 TKP lainnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tutup Kapolres.***(dik)

Foto : Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan konferensi pers terbongkarnya komplotan maling modus ganjal mesin ATM, Rabu (5/8/20) siang.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang