Selasa, 4 Agustus 2020 08:53

Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR

58 warga Pelalawan ditracking karena diduga kuat ada kontak dengan MR yang diduga Kakan Kemenag. Hasilnya, 7 orang tertular. Posisitf Corona.

Riauterkini- PELALAWAN- Hasil penelusuran Tim Gugus Covid-19 kabupaten Pelalawan terhadap tracking kontak pasien MR yang diduga merupaka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pelalawan, pihak gugus mengakui sudah melakukan rapid dan swab terhadap 58 orang.

Untuk sementara dari jumlah tersebut, dipastikan 7 orang tracking kontak erat MR dinyatakan Positif Covid-19.

" Ya, kita juga sudah mengetahui dari sejumlah pemberitaan rilis tim gugus provinsi Riau bawa hari ini Senin ( 3/8/2020) terjadi penambahan positif corona yang luarbiasa, dari jumlah tersebut 9 orangnya berasal dari kabupaten Pelalawan, 7 diantaranya merupakan Tracking kontak erat pasien MR " Ujar Asril M.Kes Jubir Gugus Covid-19 yang juga kadiskes Pelalawan.

Lanjut Asril, terkait 7 pasien positif tracking Kontak MR saat ini sudah di lakukan perawatan di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

"kita juga tidak menyebutkan nama namun yang di maksud degan tracking kontak erat itu adalah orang terdekat dengan pasien yang positif, seperti Istri, anak, sopir dan mereka yang pernah tidur satu kamar dengan pasien saat pasien sudah positif" Ujar Asril.

Diakui Asril untuk mengejar tracking kontak MR ini pihaknya sangat hati hati dan tidak mau gegabah, sebab MR memang salah seorang pejabat Publik di Kabupaten Pelalawan.

" Pemahaman masyarakat kita tentang covid-19 ini tidak la sama, kita sangat menjaga privasi dan juga aspek sosial setelah mengetahui seseorang positif corona" Ujar Asril.

Meskipun demikian Asril mengakui, pihak nya hingga saat ini masih mengejar tracking kontak pasien MR ini.

" Masih kita telusuri trackingnya, apalagi setelah diketahui 7 tracking kontak erat MR juga positif, " tegasnya.

Sementara penambahan 2 pasien positif di Pelalawan lagi tidak tracking kontak MR, melainkan satu pasien dari salah satu Perusahaan yang ada di Pangkalan Kerinci, sementara 1 lagi dari kecamatan Langgam.

" Untuk dua pasien ini kita juga belum bisa memastikan klaster mana, sebab masih dilakukan tracking kontaknya, " tutunya.*** ( Cho)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang