Senin, 3 Agustus 2020 17:03

Pengunduran Diri Kepsek SMPN Ditolak Pemkab Inhu

Plt Kadisdik Inhu pastikan permohonan pengunduran diri 63 Kepsek SMPN ditolak. Keberadaan mereka masih dibutuhkan di sekolah masing-masing.

Riauterkini-RENGAT-Setelah sebelumnya mengajukan pengunduran diri akibat dugaan tekanan dalam penggunaan dana BOS, pengunduran diri 63 Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di tolak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu.

Ditolaknya pengunduran diri 63 Kepsek SMPN di Inhu oleh Pemkab Inhu disampaikan Ibrahim Alimin Plt Kadisdik Inhu kepada riauterkinicom, Senin (3/8/20) melalui selulernya menegaskan, penolakan penngunduran diri tersebut didasari pada kebutuhan, dimana para Kepsek SMPN tersebut masih dibutuhkan di sekolah masing-masing.

"Para Kepsek tersebut masih dibutuhkan di sekolah masing-masing, apalagi di saat tahun ajaran baru saat ini. Dengan berbagai pertimbangan, Pemkab Inhu menolak pengunduran diri Kepsek SMPN tersebut," tegasnya.

Diungkapkanya, kepastian penolakan pengunduran diri tersebut telah disampaikan dalam pertemuan sejumlah pejabat Pemkab Inhu dengan 63 Kepala SMP Negeri di Gedung Sejuta Sungkai Rengat, pada Senin 27 Juli 2020 lalu.

"Kepada masing-masing kepala SMP tersebut, sudah diberikan surat pegangan bahwa mereka masih menjalankan tugas seperti biasa yakni sebagai kepala sekolah. Dan dari 381 kepala sekolah SD dan SMP, saat ini masih kekurangan 92 kepala sekolah," jelasnya. * (guh)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang