Senin, 3 Agustus 2020 13:07

Praktisi Hukum Minta KPU Bengkalis Ketat Seleksi Calon Peserta Pilkada

Pilkada Bengkalis diharap bisa jadi awal perbaikan Bengkalis. Karena itu, KPU diminta tak loloskan valon bermasalah.

Riauterkini - DURI - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak hanya tinggal hitungan bulan jelang 9 Desember 2020, termasuk di Negeri berjuluk Sri Junjungan Bengkalis. Masa pendaftaran pun hanya tinggal menghitung hari, 4 hingga 6 September mendatang.

Menyikapi terkait semakim panasnya tensi politik di Kabupaten Bengkalis, khususnya diempat Kecamatan di Kabupaten Bengkalis dan desas desus dugaan sejumlah permasalahan hukum yang akan menjerat sejumlah Pasangan calonnya, praktisi hukum asal Kota Duri, Elidanetti, SH, MH berharap kepada Panitia tegas agar terciptanya Pilkada yang bersih. Clear dan clean meski dijalankan.

Jika ingin melahirkan calon pemimpin negeri ini sesuai dengan harapan, Para Paslon harus jelas dan bersih dari dugaan jeratan hukum,"jelasnya.

Selain itu, Elidanetti juga meminta agar seluruh partai pendukung maupun pengusung mesti mempertimbangkan dukungannya kepada kandidat yang didukung agar kelak tidak ada permasalahan yang membuntuti seperti yang terjadi pada Pilkada 2015 lalu.


"KPU diminta tegas untuk mempertimbangkan Paslon yang akan mendaftar nantinya. Jangan asal terima saja. Mesti Clear and clean. Maunya dimasukkan dalam persyaratan, bila masih ada sangkutan dengan penegak hukum, jangan mencalonkan dulu,"pintanya.*(rls/Tim)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang