Rabu, 29 Juli 2020 20:18

Dugaan Pencemaran Lingkungan, Komisi Tiga DPRD Inhu Siap Tinjau PKS PT SIR

Komisi III DPRD Inhu menindaklanjuti dugaan pencenaran PKS PT SIR. Dewan segera turun ke lokasi.

Riauterkini-RENGAT-Menyikapi keresahan warga akibat dugaan adanya pencemaran lingkungan yang diduga diakibatkan limbah dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sawit Inti Raya (PT SIR), Komisi Tiga DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menegaskan siap melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Penegasan Komisi Tiga DPRD Inhu untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna melihat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan dugaan limbah yang berasal dari PKS PT SIR yang diduga mencemari aliran anak sungai Dusun Tuo, Bongkal Malang Kecamatan Kelayang Inhu, disampaikan Taufik Hendri Ketua Komisi Tiga DPRD Inhu kepada riauterkinicom, Rabu (29/7/20) melalui selulernya.

"Komisi Tiga DPRD Inhu siap melakukan tinjauan lapangan terkait dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah PKS PT SIR di Kecamatan Kelayang, untuk itu kepada warga masyarakat yang merasa terkena dampak dari limbah tersebut untuk segera melaporkan kepada Komisi Tiga DPRD Inhu," tegasnya.

Dengan adanya laporan dari warga masyarakat yang terkena dampak dari dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah PKS PT SIR, tentunya Komisi Tiga DPRD Inhu dapat segera memetakan luasan dugaan pencemaran untuk selanjutnya mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Kami memghimbau agar warga masyarakat yang terkena dampak dari dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah PKS PT SIR dapat segera memberi laporan kepada kami di Komisi Tiga DPRD Inhu, agar kami dapat segera melakukan peninjauan lapangan untuk melihat titik-titik mana saja yang terkena dampak dari limbah tersebut," ungkapnya.

Ditambahkan Taufik Hendri Ketua Komisi Tiga DPRD Inhu, pihaknya juga menghimbau pihak perusahaan agar selalu mamatuhi dan menaati peraturan dan pengelolaan limbah secara benar dan profesional. Karena dampak dari limbah yamg mencemari lingkungan dapat mengakibatkan kerusakan ekosistim baik flora maupum fauna, jelasnya. *** (guh)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang