Selasa, 28 Juli 2020 22:21

Lukai Dua Polisi Pakai Samurai, Buronan Pencurian di Pekanbaru Tewas Ditembak Mati

Seorang buronan pencurian ditembak mati aparat Polresta Pekanbaru. Ia melukai dua polisi yang menangkapnya dengan samurai.

Riauterkini-PEKANBARU-W, pelaku pencurian dan pemberatan (curat) yang menjadi buronan Polres Pelalawan terpaksa ditembak mati oleh petugas saat digerebek di sebuah warung di Jalan SM Amin, Pekanbaru, Selasa (28/07/20) pukul 07.00 WIB.

Residivis yang juga pernah melakukan tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) tersebut nekat melawan polisi yang hendak menangkapnya dengan melakukan penyerangan menggunakan sebilah samurai. Akibat perlawanan dari pelaku itu, dua anggota polisi pun terluka sabetan senjata tajam. Polisi pun tak tinggal diam dan langsung memberi tindakan tegas tembakan ke arah pelaku hingga akhirnya pelaku tewas meski sempat dibawa ke RS Bhayangkara.

"(Pelaku) inisial W. Pelaku ini melakukan perlawanan dan menyerang anggota (polisi) menggunakan samurai. Sehingga anggota di lapangan terpaksa memberi tindakan tegas menembak pelaku. Dua anggota (polisi) yang menjadi korban juga mengalami luka masing-masing di bagian perut dan bagian tangan kiri lengan atas," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya ketika memimpin ekpose, Selasa sore.

Dia menjelaskan, pengungkapan itu sendiri berawal saat tim Sat Reskrim Polres Pelalawan diback up Sat Reskrim Polresta Pekanbaru melakukan lidik dan pengejaran terhadap pelaku yang menjadi buronan atas kasus pencurian dan pemberatan. Begitu lokasi persembunyian pelaku terdeteksi, petugas pun langsung melakukan penggerebekan. Namun sewaktu digerebek, pelaku sempat melawan menggunakan sebilah samurai dan menyebabkan dua anggota polisi terluka, sehingga petugas pun harus mengambil tindakan tegas menembak pelaku.

"Pelaku merupakan residivis dan pernah juga melakukan tindak pidana curas. Dari pengungkapan ini, diamankan juga barang bukti dua pucuk senpi rakitan dan Airsoftgun, dua samurai, parang, senapan angin, tiga lembar uang palsu dan delapan unit handphone berbagai merk," tutupnya.***(gas)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang