Jum’at, 10 Juli 2020 18:24

Polresta Pekanbaru Ringkus Duet Pengedar Narkoba Bersenjata Api

Jajaran Polresta Pekanbaru berhasil menangkap dua tersangka pengedar narkoba bersenjata api. Polisi turut menyita ribuan ekstasi, 5 kilogram lebih sabu, satu paket daun ganja kering.

Riauterkini-PEKANBARU-Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru sukses menggulung duet pengedar narkotika bersenjata api ketika melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Budi Utomo, Gg Patuah Nagari, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki.

Dari penggerebekan tersebut, petugas pun menangkap dua tersangka, AK (25) dan JA (22) serta mengamankan barang bukti ribuan butir pil ekstasi, 5 kilogram lebih sabu-sabu, satu paket daun ganja kering dan senjata api jenis Pen Gun serta senjata api jenis Revolver. Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya, terungkapnya keberadaan kedua pengedar barang haram tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai peredaran narkotika di rumah kontrakan kedua tersangka di Jalan Budi Utomo, Kecamatan Payung Sekaki.

Dari situlah, petugas pun selanjutnya melakukan penyelidikan dan menggerebek para tersangka, Selasa (07/07/20) pukul 18.15 WIB lalu. Hasilnya, petugas juga menemukan barang bukti narkotika, senpi serta puluhan peluru dengan rincian sabu-sabu seberat 5,150 gram, 8.000 butir pil ekstasi, 5 gram daun ganja kering, sepucuk senpi Revolver merk Smith and Wasson, sepucuk senpi Pen Gun, 6 butir peluru Revolver, 39 butir peluru Cis, 2 buah timbangan digital, 4 unit handphone berbagai merk dan uang tunai Rp 29 juta.

"Kedua tersangka ini sudah menjadi target kita (Polresta Pekanbaru). Semua barang bukti (narkoba dan senpi) kita temukan saat menggeledah rumah tersangka tersebut. Pengakuannya, barang bukti itu didapatkan tersangka dari rekannya inisial UR (DPO)," ujar Nandang ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti, Jumat (10/07/20).

Sementara untuk senjata api milik tersangka, sama sekali belum pernah digunakan oleh tersangka sejak pertama kali dibeli. Senpi tersebut hanya untuk berjaga-jaga dan dibeli oleh tersangka dengan harga Rp50 juta.

"Kedua tersangka mengaku mengedarkan narkoba hanya di Pekanbaru dan sekitarnya. Untuk rekan tersangka yang DPO masih kita kejar. Kita masih kembangkan penyidikan," tutupnya.*(gas)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang