Kamis, 9 Juli 2020 15:19

Tanam Ribuan Bibit Nanas, Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung

Polres Bengkalis meluncurkan Program Jaga Kampung. Kesempatan ini ditanam ribuan bibit nanas di lahan tidur.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis meluncurkan Program Jaga Kampung Kabupaten Bengkalis di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kamis (9/7/20).

Peluncuran atau launching berlangsung di Jalan Sekda Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis H Bustami HY dan juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah undangan lainnya.

Sempat diguyur gerimis, secara simbolis juga dilakukan penanaman bibit nanas madu di atas lahan sekitar dua hektar.

Disela-sela kegiatan, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K mengatakan, untuk kegiatan hari ini merupakan Program Kampung Tangguh Nusantara Kapolri dijabarkan Kapolda dengan Program Jaga Kampung.

Memperkenalkan salah satu Program Jaga Kampung adalah di Desa Sungai Alam tersebut Polres Bengkalis bekerja sama dengan masyarakat setempat, terutama yang terdampak covid-19. Lahan yang sudah dibuka untuk ditanami dengan tanaman pangan seperti nanas seluas dua hektar direncanakan lima hektar akan ditanam sebanyak 5.000 batang bibit.

"Masyarakat yang akan melaksanakan perawatan terhadap kampung tangguh ini, dengan ketahanan pangan diharapkan bisa menghidupi perekonomian dan bisa mandiri kedepannya. Nah, dari hasil panen nantinya akan dinayarkan zakatnya sebesar 10 persen. Ini sebagai upaya untuk menghidupkan perekonomian masyarakat dan menekan penyalahgunaan narkoba," ungkap AKBP Hendra.

Kemudian, kata Kapolres, dengan program ini masyarakat juga mau menjaga kampungnya, dengan tujuan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kondusif, masyarakat produktif.

"Untuk setiap kecamatan ada satu desa Program Jaga Kampung ini seperti di Kecamatan Siakkecil menanam palawija, di Mandau ada pembibitan ikan, di Bukitbatu menanam jahe merah dan cabai," katanya lagi.

Kendala diakui Kapolres, saat membuka lahan juga berkoordinasi dengan Pemda Bengkalis dan menyesuaikan struktur tanah seperti gambut atau bukan, termasuk hama dan harus diperhatikan jangan sampai yang sudah dilaksanakan akan tetapi tidak ada hasilnya tentu merugikan masyarakat yang bekerja.

Kemudian ditambahkan Kapolres, bahwa melaksanakan program ini juga mendukung kearifan lokal seperti budi daya kayu geronggang, polres bekerja sama dengan masyarakat, karena kayu ini juga banyak manfaatnya.

"Diharapkan, melalui budi daya geronggang bisa menggantikan cerocok bangunan sebagai pengganti kayu bakau," tambahnya.

Terhadap program tersebut, Plh. Bupati Bengkalis H Bustami HY menyampaikan terima kasih kepada Polres Bengkalis yang telah menggagas Program Jaga Kampung. Seperti memanfaatkan lahan tidur agar bernilai ekonomis dan membantu masyarakat.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk desa-desa yang lain adanya gerakan menanam ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat melakukan program menanam paling tidak di pekarangan rumah, seperti apotik hidup, tanam serai, kunyit dan lain sebagainya. Ayo menanam!," ajaknya.***(dik)

Foto : Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan dan Plh Bupati Bengkalis H Bustami HY dan undangan simbolis menanam bibit nanas "Jaga Kampung", Kamis (8/7/20).

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang