Selasa, 7 Juli 2020 13:47

Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah

Kepala BPBD dan Danrem tinjau Karhutla dari udara. Disebutkan hasil pemantauan Karhutla ditiga daerah sudah clear.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger sebut Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sempat membara dibeberapa daerah, sudah padam.

Menurut Edwar, hal itu dipastikan setelah hasil peninjauan menggunakan helikopter patroli pagi ini. Dandrem 031/WB Brigjen TNI M Sech Ismed beserta LO BNPB Brigjend TNI Saharudin juga turut melakukan peninjauan dari udara tersebut.

"Alhamdulillah sudah padam semua. Kami bersama pak Danrem, Brigjend TNI Saharudin dari LO BNPB juga ikut," kata Edwar, Selasa (7/7/20).

Salah satu titik Karhutla yang ditinjau adalah daerah Pulau Rupat Bengkalis. Selain itu, pemantauan dari udara ini dilanjutkan ke Dumai dan Siak. Saat ini menurut Edwar lagi, Tim Satuan Tugas (Satgas) baik darat mau pun udara terus bersiaga melakukan Karhutla.

"Yang kita pantau tadi Rupat, Dumai, Siak," ujar Edwar.

Sebelumnya, Kepala BPBD Riau ini menyatakan total luas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terbakar di Riau hingga saat ini sudah mencapai 1.353,8 hektar. Total luasan lahan yang terbakar tahun ini diklaim jauh berkurang dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama. Dimana menurut Sanger, total lahan terbakar pada tahun lalu mencapai 3.666 hektar, terhitung diperiode yang sama.

"Karhutla tahun ini jauh berkurang, dibanding tahun lalu dengan periode yang sama," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Riau, Edwar Sanger, usai mengikuti Rapat Koordinasi Karhutla di Balai Dang Merdu Bank Riaukepri, (6/7/20).

Menurut Sanger, jauhnya penurunan luasan Karhutla yang terjadi tahun ini tak terlepas dari Dasboard Lancang Kuning yang ditaja Polda Riau. Karena melalui program itu, bisa memberikan real time setiap saat. Begitu juga titik hotspot, termasuk jumlah personil serta apa yag harus dilakukan.

Selain itu, Sanger juga tak menepikan peran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sudah memberikan bantuan penanganan Karhutla. Mulai modifikasi cuaca, helikopter water boombin, mau pun heli patroli.

Ada pun luas terbakar seluas 1.353,8 hektar itu yakni tersebar di Rokan Hilir 52,25 hektar, Dumai 117,1 hektar, Bengkalis 347,1 hektar, Kepulauan Meranti 41,2 hektar.

Kemudian ada juga Siak 166,39 hektar, Pekanbaru 15,16 hektar, Kampar 22,25 hektar, Pelalawan 100,1 hektar, Indragiri Hulu 48,25 hektar, Indragiri Hilir 444 hektar, sementara untuk Kuantan Singingi dan Rokan Hulu dilaporkan masih nihil.

"Untuk helikopter kita sekarang ada enam heli water boombing, dua patroli yang disiagakan," ungkap Sanger.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang