Selasa, 30 Juni 2020 10:32

RBI Farm, Peternakan Semi Moderen Siap Pasok Kebutuhan Daging di Riau

Peternakan semi moderen di Riau masih teramat langka. RBI Farm membuktikan bisnis sektor ini bisa berkembang di Riau. 300 ekor sapi beragam jenis siap menompang kebutuhan daging lokal.

Riauterkini-PEKANBARU- Sektor peternakan di Provinsi Riau bisa disebut sekedar bisnis sampingan. Sangat sulit menemukan pengusaha yang tunak menekuni sektor ‘’bau’’ ini sebagai jalan usaha. Begitu jugalah awal mula Rezqi Boemi Illahi Farm atau RBI Farm. Peternakan semi moderen yang kini membudidayakan 300 ekor sapi beragam jenis di Kelurahan Palas, Rumbai, Pekanbaru. 2007 silam dirintis sebagai usaha selingan. Pengisi waktu luang.

“Tigabelas tahun silam, bisa dibilang kami sekedar iseng memelihara sapi. Hanya tiga ekor di dekat Terminal AKAP,” kenang Arya Gamadika, pimpinan sekaligus owner RBI Farm kepada wartawan akhir Juni 2020.

Ketika itu, didatangkan tiga ekor Sapi Bali. Kondisinya dua indukan yang tengah bunting 6 bulanan. Satu pejatan yang pada akhirnya menjadi semacam nenek-moyang bagi sapi-sapi ras Bali di peternakan tersebut. Bahkan karena cepatnya perkembangan, lokasi awal hanya setahun ditempati. 2008 sapi-sapi dipindahkan ke dekat Sungai Tuakana, Kelurahan Palas. Terakhir dipindah ke Jalan Tengku Mahmud, Kelurahan Palas, Rumbai sampai sekarang.

Kini 3 ekor sapi cikal-bakal RBI Farm tersebut sudah beranak-pinak. Tidak sekedar perbiak, tapi juga sudah banyak yang dijual, lalu uang hasil penjualan untuk membeli bibit sapi dengan ras berbeda. Proses 13 tahun telah mengembangkan peternakan tersebut dan kini memiliki sekitar 300 ekor sapi berbagai jenis dan ras.

Adalah keniscayaan perkembangan positif tersebut dibarengi dengan penambahan pengelola. Sumber daya manusia alias SDM di RBI Farm kini tak sekedar Arya, tetapi harus melibatkan sejumlah tenaga ahli lainnya. Seperti Misbakhul Arief dan Ativbayu. Keduanya merupakan tenaga kerja terdidik untuk mengelola peternakan. Tiga serangkai managemen RBI Farm dibantu sejumlah tenaga lapangan yang bertugas merawat seluruh sapi.

Seiring dengan berjalannya waktu, RBI Farm tak sekedar berkembang dari aspek populasi sapi, tapi juga berkembang dalam tata-kelola peternakan. Jika awalnya dilakukan secara tradisional. Tidak dikandangkan, tetapi dilepas-liarkan dan sekedar mengandalkan pakan dari rerumputan liar, kini sudah dikelola dengan sistem semi moderen. Mulai menerapkan teknologi fermentasi untuk pengolahan pakan. Hasilnya, karena asupan pakannya bergizi tinggi, maka kualitas daging sapi-sapi RBI Farm dipastikan baik. Sapi-sapi tidak sekedar gemuk, tetapi dijamin kesehatannya.

Populasi sapi RBI Farm tak sekedar hasil kembang-biak lokal, tetapi banyak yang sengaja di datangkan untuk memperkaya ras dan jenis sapi. Kini tak hanya ada Sapi Bali, tetapi sudah tersedia ras Simetal, Brahman maupun PO.

Dengan populasi sapi sekitar 300 ekor, RBI Farm menyatakan siap menyongkong ketersediaan daging di Riau. Secara rutin, sapi-sapinya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat Pekanbaru. Selain itu, RBI Farm juga menyediakan sapi untuk keperluan tahunan, seperti Ibadah Kurban di Hari Raya Idul Adha.

Karena jaminan kualitas itulah kalau beberapa tahun terakhir, RBI Farm mendapat kepercayaan menjadi penyedia Sapi Kurban untuk Presiden Indonesia yang dipotong di Masjid Raya An-Nur Pekanbaru. Demikian juga dengan Gubernur Riau dan sejumlah pejabat memilih sapi dari RBI F