Senin, 29 Juni 2020 12:46

Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Konsesi PT Arara Abadi

Kebalaran melanda kawasan konsesi PT Arara Abadi di Pelalawan. Tim gabungan dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Riauterkini-PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diduga terjadi areal konsesi PT. Arara Abadi, anak perusahaan PT. Indah Kiat, Minggu (28/6/2020). Lokasi ini diketahui antara perbatasan Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Bunut.

Akibat peristiwa ini, 100 personil gabungan TNI/Polri, BPBD, Disbun, team Manggala agni, RPK PT. Arara abadi, serta bantuan kekuatan personil dari PT. SSS dan PT. Adei turut di terjunkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla tersebut.

Kapolsek Bunut, AKP Rohani, melalui Kasubbag Humas Polrs Pelalawan IPTU Edi Haryanto kepada awak media, Senin (29/6/2020) mengatakan, berdasarkan informasi dilapangan pagi ini sekira pukul 08:15 wib, Kapolsek Bunut AKP Rohani selaku korlap Pemadaman menyampaikan bahwa api sudah padam dan saat ini dilakukan giat pendinginan.

"Secara keseluruhan sejak tadi pagi pukul 04.00 wib, api sudah Padam. Dan hari ini giat pendinginan akan kita lanjutkan, semoga cuaca hari ini tidak terlalu terik dan angin tidak terlalu kencang sehingga lokasi karlahut dapat kita dinginkan," ungkap Edi Haryanto, menirukan ucapan AKP Rohani.

Edi melanjutkan, Lahan yang terbakar lebih kurang 4 hektar, respon dari pihak perusahaan sangat baik dalam menanggulangi kebakaran lahan ini, yang dibuktikan dengan menurunkan helikopter sebanyak 2 Unit, 4 Alat berat berupa exavator, puluhan mesin, dan Ratusan Rol Slang air telah berada di lokasi untuk mendukung giat pendinginan.

Disamping itu, lanjut Edi, tim TNI/Polri gabungan Polres dan Polsek, BPBD serta manggala agni, telah berada di lokasi sejak terjadi karhutla. "Lokasi kejadian Karhutla dari jalan lintas Bono ini masuk kedalam lebih kurang 4 kilo. Lokasi Karhutla ini terletak di Perbatasan antara Kecamatan Teluk Meranti dengan Kecamatan Bunut, Desa Merbau. Tapi informasi yang saya dapat di Desa Pangkalan Terap, hingga saat kita belum tau penyebab Karhutla, kami masih fokus melakukan pemadaman dan pendinginan ini," jelas Edi lagi.

Edi menambahkan, semoga cuaca hari ini mendukung sehingga pendinginan oleh Personil Gabungan di lapangan dapat berjalan lancar dan asap dapat segera hilang.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik, membenarkan terjadinya karlahut di Desa Merbau Kecamatan Bunut, dan berbatasan dengan Desa Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti.

"Pagi ini, saya dan Team Gabungan telah berada di lokasi karhutla untuk melanjutkan Pendinginan dan semoga cuaca hari ini mendukung tidak terlalu terik, dan angin tidak terlalu kencang, sehingga proses pendinginan dapat berjalan lancar. Pagi ini Team Gakkum sudah berada di lapangan untuk melakukan penyelidikan tentang asal api, dan tentunya Proses Penegakan Hukum," ungkap Kapolres Pelalawan. (Cho)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang