Kamis, 28 Mei 2020 17:08

Tenayan Tertinggi Kasus DBD di Pekanbaru

Per-Mei 2020, kasus DBD Kecamatan Tenayan Tertinggi diantara kecamatan lainnya. Jumlahnya 71 kasus.

Riauterkini-PEKANBARU-Kebid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Pekanbaru, Maisel Fidayesi, Kamis (28/5/20) mengatakan bahwa per-Mei 2020, Kecamatan Tenayan Raya tertinggi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) nya. Jumlahnya mencapai 71 kasus.

Kecamatan kedua terbanyak kasus DBD nya adalah Kecamatan Tampan dengan 60 kasus. Disusul Kecamatan Marpoyam Damai dengan 52 kasus DBD.

"Berikut kasus DBD per Kecamatan di Pekanbaru, Tenayan Raya (71) kasus, Tampan (60) kasus, Marpoyan Damai (52) kasus, Payung Sekali (44) kasus, Bukit Raya (42) kasus, Limapuluh (31) kasus, Rumbai (25) kasus, Senapelan (15) kasus, Rumbai Pesisir (14) kasus. Pekanbaru Kota (7) kasus dan Sail (4) kasus. Total kasus DBD untuk Kota Pekanbaru per Mei 2020 sebanyak 380 kasus," terangnya.

Dari jumlah itu, tambahnya, 373 pasien DBD sudah dinyatakan sembuh. 6 pasien sedang dirawat dan satu pasien meninggal.

Kasus DBD di Pekanbaru relatif menurun dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Banyak program Diskes Pekanbaru untuk mengantisipasi DBD dijalankan bersama warga. Seperti masyarakat diajak untuk ikut membersihkan lingkungan bersama, melakukan 3M plus, melakukan penyuluhan kepada masyarakat, baik melalui dinas langsung atau melalui Puskesmas serta menjalankan program melalui Biaya Operasional Kesehatan (BOK).

"DBD itu masalah lingkungan. Jadi partisipasi masyarakat menjaga lingkungan sangat diperlukan untuk miris rantai perkembang biakan nyamuk aedes aegypti," kata Maisel.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang