Kamis, 28 Mei 2020 14:18

Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu

Nekat aksi "Kamisan" sedang berlangsungnya PSBB, empat warga Bengkalis divonis denda Rp500 ribu.

Riauterkini-BENGKALIS- Karena nekat melakukan aksi unjuk rasa "Kamisan" saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan virus corona atau covid-19 di Kabupaten Bengkalis sedang diberlakukan, empat warga Bengkalis divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis masing-masing dengan hukuman denda Rp500 ribu.

Warga Bengkalis tersebut RHS (23) warga Kecamatan Bengkalis, MHR (21 tahun), MAA (21) dan MH (24 tahun) yang ketiganya warga Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

Sidang pembacaan putusan keempatnya, Rabu (27/5/20) melalui sidang dalam jaringan (daring) dipimpin Ketua Majelis Hakim Mohd. Rizky Musmar, S.H, M.H dan didampingi dua hakim anggota, Febriano Hermady, S.H dan Rentama Puspita Parianti Situmorang, S.H.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Bengkalis Iwan Roy Carles, S.H dan Irvan Rahmadani Prayoga, S.H.

Sementara untuk empat terdakwa RHS, MHR, MAA dan MH didampingi kuasa hukumnya  berada di Polres Bengkalis.

Manurut majelis hakim, terhadap masing-masing terdakwa dinyatakan bersalah dan terbukti telah melanggar Pasal 216 ayat (1) jo Pasal 218 KUHP Pasal 10 UU RI Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, menghukum masing-masing terdakwa membayar denda sebanyak Rp500 ribu, apabila denda tidak dibayar maka diganti satu bulan kurungan.

"Apabila pihak terdakwa atau masing-masing pihak merasa keberatan dapat mengajukan keberatan atau banding selambatnya dua minggu setelah putusan ini," ujar Ketua Majelis Hakim, Mohd. Rizky Musmar usai membacakan putusan.

Putusan tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang diajukan JPU, dengan hukuman denda Rp1 juta atau subsider kurungan satu bulan.

"Sebelumnya kami ajukan tuntutan denda Rp1 juta subsider satu bulan kurungan dan kami menghadirkan tiga orang saksi," ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasdum) Kejari Bengkalis, Iwan Roy Carles saat dikonfirmasi.

Terkait dengan putusan tersebut, kuasa hukum keempat terdakwa Jon Hendri, S.H, M.H, Gunawan, SH, Sopiana, S.H, Trionesia, S.H, dan Heryanto, S.H menyatakan pikir-pikir karena masih ada waktu dua minggu setelah putusan.

"Kami menyatakan pikir-pikir karena masih punya waktu selama dua minggu setelah putusan," kata Kuasa Hukum Jon Hendri.

Diberitakan sebelumnya, keempat terdakwa diberikan sanksi tegas setelah pada Kamis (21/5/20) sekitar pukul 15.00 WIB menggelar aksi unjuk rasa "Kamisan" di depan Kantor Bupati Bengkalis.

Petugas juga sudah melakukan cara persuasif agar tidak melakukan aksi itu karena PSBB sedang diberlakukan, dan libur nasional, serta tidak memiliki izin, namun tidak diindahkan.***(dik)

Foto : Sidang vonis empat warga Bengkalis dihukum bayar denda Rp500 ribu karena menggelar aksi "Kamisan" saat PSBB berlangsung, Rabu (27/5/20).

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang