Senin, 11 Mei 2020 15:55

Kliring Berjangka Indonesia Resmikan KBI E-Ducenter

KBI E-Ducenter diresmikan. Ini akan jadi pusat Riset, Edukasi dan Literasi untuk industri Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang, Pasar Fisik, maupun aspek korporasi

Riauterkini-PEKANBARU-Akhir pekan lalu, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) KBI secara resmi meluncurkan KBI e-ducentre, yaitu wadah yang akan menjadi pusat Riset, Edukasi serta Literasi, baik untuk industri Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang, Pasar Fisik, maupun aspek korporasi.

Asisten Deputi Restrukturisasi dan Pendayagunaan Portfolio Kepemilikan Negara Minoritas (PPKNM) Kementerian BUMN, Aditya Dhanwantara, Senin (11/5/20) mengatakan, kehadiran KBI e-ducentre disaat Indonesia berada dalam situasi “New Normal” seperti sekarang ini, tentu sangat diapresiasi. Apalagi gelombang disrupsi serta wabah covid-19, telah membuat masyarakat mengalami sebuah kenormalan baru yang penuh dengan teknologi.

"Dengan adanya teknologi, saat ini kita semua masih bisa bergerak dan berkontrribusi nyata bagi bangsa kita. Kementerian BUMN sangat mengapresiasi KBI, yang sudah mencoba untuk membangun suatu kemitraan, suatu sinergi bersama dengan BUMN-BUMN yang lain, sehingga kita bisa membuat suatu produk atau sumbangsih terkait stimulus kegiatan ekonomi nasional. Kedepan, Kementerian BUMN mengharapkan KBI e-ducentre dapat menjadi partner sinergi BUMN lain, baik dalam upaya meningkatkan kinerja maupun pelayanan kepada masyatakat. Dan tentunya dapat menjadi stimulus bagi BUMN dalam meningkatkan perannya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi maupun akselerator kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Kementerian BUMN, tambahnya, melihat perlunya langkah strategis dan percepatan yang didukung dengan sinergi antar BUMN, dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan peran yang dimiliki BUMN yaitu sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional dan akselerator kesejahteraan masyarakat, BUMN dituntut untuk lebih berperan aktif, apalagi dalam situasi ekonomi nasional seperti saat ini, dan kedepan apabila wabah Covid-19 sudah berakhir.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi mengatakan, KBI menghadirkan KBI e-ducentre, karena melihat bahwa kedepan tantangan ekonomi nasional akan cukup berat. Hal ini perlu didukung dengan kesiapan sumber daya manusia yang berkompetensi. Diharapkan KBI e-ducentre, dapat mempercepat proses dalam penyiapan sumber daya manusia berkompetensi tersebut.

"Dengan layanan yang berbasis pada Riset, Edukasi dan Literasi, KBI e-ducentre memiliki berbagai program yang tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh sesama BUMN, tapi kami juga membuka sinergi dengan kalangan swasta. Sejalan dengan gelombang disrupsi dan era “New Normal” yang sarat dengan teknologi, KBI e-ducentre juga akan memanfaatkan platform teknologi dalam kegiatan operasionalnya,” terangnya.

Fajar menambahkan, hadirnya KBI e-ducentre, kedepan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha serta masyarakat terkait industri Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang, Pasar Fisik, serta aspek Korporasi secara umum. Selain itu, KBI e-ducentre akan mendukung Kementerian BUMN dalam upaya percepatan penyediaan tenaga profesional serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang ada di masa mendatang, serta mendorong partisipasi masyarakat serta kalangan usaha untuk bersinergi dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi.

Peluncuran KBI e-ducentre diisi dengan kegiatan Online Talk Show dengan thema Implementasi Governansi Korporat bagi BUMN Non Listed, dengan narasumber Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance Mas Achmad Daniri.

“Kegiatan diskusi jarak jauh yang dilakukan oleh KBI e-ducentre ini tentu menjadi sesuatu yang sangat penting, dan kedepan perlu terus dilakukan," pungkasnya.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang