Sabtu, 25 April 2020 15:09

RAPP Bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Dukung Pemerintah Tangani Covid-19

PT RAPP bersinergi dengan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia. Mendukung pemerintah menangani Pandemi Corona.

Riauterkini-JAKARTA – Dalam rangka mendukung program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mempercepat penanganan dampak Covid-19, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menghimpun donasi dari anggotanya yang terdiri dari pemegang izin HTI, izin Hutan Alam (HA) dan izin Restorasi Ekosistem (RE).

Bantuan dari para anggota APHI berupa masker, APD dan peralatan penunjang lainnya, serta disinfektan dan kebutuhan bahan pokok . Salah satu perusahaan pemegang izin HTI yang memberikan donasi adalah PT Riau Andalan Pulp and Paper (Grup APRIL), yang merupakan afiliasi dari Royal Golden Eagle.

Dari RAPP, donasi yang diserahkan berupa 20.000 masker bedah, 40.000 sarung tangan medis, 2.000 baju pelindung diri dan 100 kacamata pelindung. Direktur Utama PT RAPP Sihol Aritonang menyerahkan langsung bantuan ini kepada Ketua Umum APHI Indroyono Soesilo.

“Sumbangan peralatan kesehatan dan kebutuhan bahan pokok dari para anggota ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami untuk mendukung program penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Indonesia, khususnya melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan” kata Indroyono pada penyerahan bantuan dari Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP/RGE Group) dan Sinar Mas/APP Group di Jakarta, Selasa (21/04).

Sihol menuturkan tugas para dokter dan tenaga kesehatan amat berisiko terpapar langsung COVID-19. Oleh karena itu, alat pelindung diri dan sarana kesehatan lainnya seperti masker, kaca mata pelindung dan sarung tangan, merupakan kebutuhan penting pada masa tanggap darurat ini.

“Kami mengupayakan peralatan pendukung dan pelindung diri untuk tenaga medis ini, termasuk mendatangkan sendiri dari Tiongkok dengan pesawat terbang charter, karena para dokter, perawat dan teknisi medis sedang berjuang di garis depan saat ini,” ujar Sihol.

Secara total, RGE Group melalui Tanoto Foundation mendatangkan 100.000 baju pelindung, 1 juta masker, 1 juta sarung tangan, dan 3.000 kacamata pelindung untuk memberi perlindungan yang lebih memadai kepada para petugas medis di Indonesia. Bantuan ini telah mulai didistribusikan, melalui BNPB dan juga kepada rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, Riau dan Sumatera Utara.

"Kami melalui Tanoto Foundation mengupayakan pengadaan alat-alat kesehatan tersebut dari berbagai sumber yang terpercaya, dan telah kami salurkan ke berbagai pihak yang memerlukan, salah satunya APHI ini,” ungkap Sihol.

Selain RAPP, donasi juga diberikan oleh Sinar Mas/APP berupa masker sebanyak 40.000 pcs, minyak goreng Filma sebanyak 1.000 liter, dan paket obat-obatan herbal Lianhua Qingwen yang yang berasal dari Tiongkok.

Donasi juga disumbangkan oleh anggota APHI lainnya dari pemegang izin HA dan HTI dalam bentuk kebutuhan bahan pokok (sembako). Dalam tahap pertama, telah disiapkan bingkisan sembako sebanyak 300 paket. Bingkisan sembako ini akan terus ditambah jumlahnya, dimana saat ini sedang dalam proses pengepakan.

Selanjutnya bantuan yang terkumpul akan diserahkan dan dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, khususnya dengan Gugus Tugas penanganan COVID-19 Kementerian LHK. Setelahnya, bantuan akan didistribusikan ke masyarakat baik di tingkat pusat, maupun di daerah melalui koordinasi Komda APHI dengan UPT Kementerian LHK maupun instansi terkait.**(rls)

Keterangan Foto:

Caption Photo : Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper Sihol Aritonang menyerahkan bantuan penanganan pencegahan Covid-19 kepada Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Indroyono Soesilo, Selasa (21/04). Bantuan yang diberikan oleh afiliasi Grup APRIL tersebut berupa 20.000 masker bedah, 40.000 sarung tangan medis, 2.000 baju pelindung diri dan 100 kacamata pelindung yang ditujukan untuk para tenaga kesehatan yang tengah berjuang menangani Covid-19 di Indonesia.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang