Senin, 6 April 2020 16:41

Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Banding Koperasi Korpri terkait hutang Biro Umum ditolak Penggadilan Tinggi. Akankah Korpri melakukan langkah kasasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Usaha Koperasi Korpri melakukan banding atas putusan terdahulu, terkait klaim hutang makan minum sebesar Rp860 juta lebih terhadap Biro Umum ditolak Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Banding Koperasi Korpri dengan nomor 16/G/PDT/2020, Pengadilan Tinggi Riau.

"Koperasi Korpri melakukan banding atas putusan terdahulu. Namun Koperasi Korpri memori bandingnya ditolak secara keseluruhan oleh Pengadilan Tinggi," kata Kabag Bantuan Hukum Setdaprov Riau Yan Dharmadi, saat dikonfirmasi melalui, telephon selulernya, Senin (6/4/20).

Meski begitu menurut Yan lagi, kesempatan Koperasi Korpri untuk melakukan kasasi masih ada waktu, lima hari pasca ditolaknya banding yang sudah disampaikan ke Pengadilan Tinggi Riau.

"Kita lihat, apakah Koperasi Korpri melakukan kasasi lagi atau tidak, kita lihatlah. Masih ada kesempatan lima hari melakukan kasasi," jelas Yan.

Meski begitu, papar mantan Kepala Sub Ligitasi Biro Hukum Setdaprov Riau ini, sejauh ini, putusan dua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi atas materi gugatan sudah diperiksa. Hasilnya, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi menyatakan tidak terbukti bahwa Biro Umum berhutang.

"Artinya secara hukum tidak terbukti, bahwa Biro Umum berhutang atau belum membayar hutang yang diklaim Koperasi Korpri sebesar Rp860 jutaan itu," tegas Yan.

Lebih lanjut, Yan juga membeberkan dari hasil audit baik internal Pemprov Riau mau pun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memang sudah dibayarkan. Dengan begitu, apa yang disampaikan Korpri tersebut semua sudah terbantahkan.

"Dalam arti begini, item makan minum yang diklaim Korpri belum dibayar itu, sudah dibayarkan semestinya," ungkap Yan Dharmadi.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang