Rabu, 1 April 2020 17:40

Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu

Jajaran Polres Inhu berhasil batalkan peredaran narkoba. Sebanyak 2,6 kilogram diamankan polisi.

Sabu Riauterkini-RENGAT-Komitmen pemberantasan Narkoba terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu), berkat kerja keras dan tekad yang kuat Polres Inhu berhasil mengamankan 2,6 Kg sabu-sabu beserta satu orang kurir. Keberhasilan ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Polres Inhu.

Berhasil diamankanya 2,6 Kg sabu-sabu beserta satu orang kurir yang membawa barang haram tersebut, disampaikan Kapolres Inhu AKBP.Efrizal dalam konfrensi pers yang digelar diruang Adhi Pradana Polres Inhu, Rabu (1/4/20).

"Barang Bukti (BB) tiga bungkus plastik besar warna hijau kuning merk Guanyinwang yang berisi serpihan diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 2,6 Kg, beserta satu orang tersangka sebagai kurir berinisial TA alias A (27) berhasil diamankan pada, Selasa 24 Maret 2020 sekira pukul 23.00 WIB di jalan Pematang Reba - Pekan Heran Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Inhu," ujarnya.

Keberhasilan pengungkapan kasus narkotika dengan BB yang cukup besar ini berawal dari tiga minggu sebelumnya, yaitu diawal bulan Maret 2020 Tim Polsek Rengat Barat, gabungan dari unit Reskrim dan unit Intelkam mendapatkan informasi perihal pelaku tindak pidana narkotika. Berbekal informasi tersebut, tim Polsek Rengat Barat kemudian mengolah data Pulbaket sehingga informasi tersebut dapat dijadikan target yang harus segera ditangkap.

"Pada Selasa 24 Maret 2020 sekira pukul 20.00 WIB, tim berhasil mendapatkan informasi akurat, setelah dilakukan pengintaian pada pukul 23.00 WIB seorang laki-laki menggunakan sepeda motor merk kawasaki KLX warna hitam dengan membawa tas ransel warna hitam berhenti di disebuah halaman rumah tanpa pagar. Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan ternyata tas ranselnya berisi tiga bungkus plastik besar diduga narkotika jenis sabu-sabu. Guna proses lebih lanjut, pelaku dan BB diamankan ke Polsek Rengat Barat," ungkapnya.

Ditambahkanya, dari keterangan pelaku diketahui pelaku ditawari pekerjaan oleh rekan pelaku berinisial J untuk menjemput barang tersebut di Tembilahan untuk kemudian disuruh mengantarkan ke Palembang.

"Pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku adalah pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, pelaku diancam hukuman dipidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun," jelasnya. *** (guh)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang