Kamis, 26 Maret 2020 20:36

Kelonggaran Pembayaran Kredit Akibat Corona, Perusahaan Finance di Duri Menunggu Aturan OJK

Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan penundaan cicilan kredit setahun akibat Virus Corona. Pelaku bisnis finance masih menunggu aturan resminya.

Riauterkini - DURI - Viralnya pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) terkait dispensasi penundaan pembayaran kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dibawah Rp 10 Milliar saat merebaknya wabah Covid - 9, dinilai hanya isapan jempol belaka, bahkan dikatakan hanya mimpi belaka bagi masyarakat yang yang terlibat didalamnya.

Bahkan, sejumlah perusahaan pembiayaan baik Bank maupun non Bank kompak melakukan himbauan balik kepada debiturnya melalui edaran baik dimedia sosial maupun langsung ke nomor kontak person debitur.

Salah satau perusahaan pembiayaan, NSC Finance, Cipto Melalui SPV nya, Zyan mengakui jika himbauan presiden Jokowi itu memang telah ditonton namun hingga saat ini belim ada edaran resmi dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan penundaan pembayaran debitur.

"Memang pernah saya tonton, namun belum ada himbauan resmi dari OJK, ya untuk teknisnya kita tetap melakukan aktivitas penagihan seperti biasa. Jika konsumen minta kelonggaran agar angsurannya dijemput kerumah, kami siap melayani,"jelasnya.

Senada, Kepala cabang (Kacab) MayBank Finance Duri, Syafii saat dikonfirmasi mengaku tau akan himbauan orang nomor satu di Indonesia itu, namum sampai saat ini belum ada edaran resmi dari OJK."Saya belum bisa jawab detail akan perihal tersebut. Namun sejauh ini belum ada edaran resmi dari OJK,"ujarnya singkat.

Berikut petikan himbauan dari salah satu perusahaan pembiayan kepada debiturnya. Dengan adanya wabah Covid - 19 (Corona) yang sangat luar biasa, kami turut prihatin dan mendukung langkah Pemerintah untuk memastikan tidak semakin menyebar wabah tersebut. Terkait Informasi dimasyarakat perihal penangguhan angsuran, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi dari pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Untuk itu kami menghimbau bagi nasabah yang memiliki kewajiban untuk pembayaran angsuran di NSC finance, tetap melakukan pembayaran seperti biasa. Pembayaran bisa dilakukan melalui Virtual Account, Alfamart, Indomaret atau datang langsung ke kantor NSC finance terdekat. Menanggapi permasalahan tersebut, salah seorang warga Duri, Setiawan menganggap permasalahan itu antara serius dan tidak. Pemerintah melakukan kebijakan dianggap hanya sebatas wacana tanpa penegasan nyata hingga membuat leasing dan debiturnya hanya sebatas bincang bincang bak ngobrol diatas pompong.

"Semua itu hanya mimpi. Mana mungkin perusahaan pembiayaan mau nurutin keinginan Pemerintah tanpa solusi. Mereka juga mau makan meskipun ditengah badai dan Pemerintah juga hanya memberikan angin surga kepada rakyatnya,"ungkapnya.*(hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang