Selasa, 24 Maret 2020 16:57

Nekat Gelar Keramaian, Masyarakat Terancam Tujuh Tahun Penjara

Kapolres Bengkalis ingatkan untuk tidak mengadakan keramaian menghadapi virus corona. Bagi yang bandel terancam tujuh tahun penjara.

Riauterkini - DURI - Pasca tingginya angka penularan Covid - 19 atau Virus Corona dan menindak lanjuti Maklumat Kapolri, Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto juga angkat bicara.

Melalui pesan sambungan telepon genggamnya, Selasa (24/3/20) mantan Kapolres Rokan Hilir (Rohil) tersebut menegaskan jika masyarakat agar tidak meniadakan acara yang mengundang keramaian, sesuai himbauan dr Peter Ongah dan maklumat Kapolri.

" Bila masyarakat menolak atau melawan aparat, maka Polri akan menindak tegas sesuai dengan Pasal 212, 216 dan 218 KUHP dengan ancaman hukuman satu hingga tujuh tahun kurungan,"ancamnya.

Dikatakan Kapolres, beberapa item maklumat yang meski dipatuhi diantaranya tidak menggelar pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliram kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis. Kegiatan Konser, musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga.

Kegiatan Olahraga, kesenian dan jasa hiburan. Unjuk rasa, pawai dan karnaval serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

"Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat itu, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku,"tegasnya.*(hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang