Sabtu, 21 Maret 2020 14:10

Jelang Pilkada Bengkalis, Tomas Mandau Prihatin Politik Black Campaign jadi Andalan

Pesta demokrasi Pilkada Bengkalis kian dekat. Kampanye hitam yang mulai marak bikin prihatin tokoh masyarakat Mandau.

Riauterkini - DURI - Maraknya pemberitaan yang menyudutkan sejumlah Bakal Calon Bupati yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkalis, membuat masyarakat gerah dan buka suara.

Agus Salim, salah seorang Tokoh masyarakat (Tomas) Mandau menyatakan gerahnya akan pemberitaan media dan viral di media sosial oleh sejumlah tim sukses salah satu Balon Bupati yang saling memojokkan.

"Sudahlah, tak ada gunanya mempergunakan taktik Black Campaign. Saya tidak berpihak ke Balon Bupati dan Wakil Bupati manapun, pergunakanlah politik santun dan bagi yang tengah menghadapi permasalahan hukum, jalanilah  saja dulu,"pintanya.

Dikatakan Agus Salim, dirinya meminta kepada seluruh Tim pemenangan Balon pemimpin Negeri berjuluk Sri Junjungan ini agar tidak saling menjatuhkan dan saling mengedepankan politik santun. Ibarat Silahkan hidupkan lampu sendiri dan jangan matikan lampu orang lain.

"Jangan buat masyarakat semakin bingung dan saling menyalahkan, kedepankan Azas Praduga tak bersalah bagi terperiksa saat ini. Berikanlah pelajaran politik terbaik bagi masyarakat selaku pemegang hak pilih nantinya,"pesannya.

Seperti marak diberitakan saat ini, usai Bupati Bengkalis Non Aktif AMU menjalani penahanan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan tak lama berselang, status Daftar Pencarian Orang (DPO) pun juga melekat pada Pelaksana tugas (Plt) Bupati, Muhammad saat mengajukan Pra Peradilan. Disaat bersamaan, sebagai saksi, penyidik KPK juga memeriksa sejumlah mantan Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Bengkalis diantaranya Abdul Kadir dan Indra Gunawan Eet yang juga Balon Bupati Bengkalis.*(Rls) 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang